Harga Minyak Dunia Bergerak Fluktuatif Pasca Penutupan Total Selat Hormuz Oleh Iran

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak dunia hari ini, Senin (13/7/2026), bergerak fluktuatif menyusul langkah drastis Iran yang melakukan penutupan total Selat Hormuz pada hari Minggu kemarin. Jalur perairan tersebut merupakan rute kritis yang mengontrol sekitar 20% dari total perdagangan minyak dan gas dunia.

Ketegangan geopolitik yang memuncak ini langsung memicu respons di pasar komoditas setelah pada penutupan akhir pekan lalu harga sempat mengalami penurunan. Pelaku pasar kini mengantisipasi potensi lonjakan tajam akibat terganggunya pasokan energi global secara masif.

Harga Minyak Dunia Melonjak! Konflik AS-Iran Ancam Selat Hormuz, Pasokan Energi Global Terancam | KONTAN TV

Pergerakan Harga Komoditas Energi Terkini

Berdasarkan data perdagangan komoditas akhir pekan sebelum penutupan jalur laut tersebut, mayoritas harga energi dan minyak mentah sebenarnya ditutup melemah. Namun secara akumulasi mingguan, harga minyak mentah biasa berhasil mencatat kenaikan sekitar 4% dan minyak mentah Brent naik sekitar 5%.

Pada perdagangan yang tercatat per 10 Juli 2026, harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar 0,93% menjadi 71,41 USD per barel dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sementara itu, minyak mentah Brent juga melemah tipis 0,38% ke level 76,01 USD per barel.

Berikut adalah rincian data harga komoditas energi global berdasarkan acuan pasar terupdate:

Daftar Harga Komoditas Energi Global per 10 Juli 2026
Jenis KomoditasHarga PenutupanPersentase Perubahan
Minyak Mentah71,41 USD/Bbl-0,93%
Brent76,01 USD/Bbl-0,38%
Gas Alam2.94 USD-2,39%
Bensin2.98 USD-1,78%
Minyak Pemanas3.55 USD-0,51%

Analisis dan Prediksi Pergerakan Pasar

Meskipun dalam sebulan terakhir harga minyak mentah telah merosot sebesar 18,58%, posisinya saat ini masih lebih tinggi sebesar 4,32% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada setahun lalu. Angka ini masih jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah menyentuh level 410,45 pada Desember 2025.

Proyeksi Teknikal Sepekan

Dalam sepekan ke depan, pergerakan minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI diperkirakan akan bergerak secara teknikal dalam rentang yang cukup lebar. Saluran perdagangan komoditas memetakan batasan pergerakan sebagai berikut:

  • Level Support: USD 62,30 per barel
  • Level Resistance: USD 82,20 per barel

Estimasi Makro Jangka Panjang

Berdasarkan perhitungan model makro global serta analisis para pakar komoditas, harga minyak mentah diperkirakan akan berada di angka 74,14 USD per barel pada akhir kuartal ini. Lebih lanjut, harga diproyeksikan dapat menyentuh 84,34 USD per barel dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Situasi di Selat Hormuz saat ini terus dipantau secara ketat oleh negara-negara importir minyak besar karena kepastian pembukaan kembali jalur perdagangan tersebut akan menjadi penentu utama arah pergerakan harga energi di pasar internasional pada hari-hari mendatang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed