Harga Minyak Dunia Naik Jadi 85,19 Dolar pada 1 September 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak dunia pada Selasa, 1 September 2026, tercatat naik menjadi 85,19 dolar AS per barel, menunjukkan kenaikan sebesar 1,03% dari hari sebelumnya di tengah dinamika produksi dan kondisi geopolitik global yang memengaruhi pasokan dan permintaan minyak. Data ini berasal dari laporan harga minyak WTI yang menjadi acuan pasar minyak internasional.

Harga minyak WTI naik dari posisi 86,26 dolar per barel pada 31 Agustus 2026 yang sudah menguat 3,43% dari hari sebelumnya. Sementara harga minyak Brent di hari yang sama berada di level 90,68 dolar per barel, naik 2,93%. Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor utama, termasuk peningkatan produksi minyak mentah Arab Saudi yang mencapai 7,42 juta barel per hari pada Juli 2026, naik signifikan dari 6,63 juta barel sehari sebelumnya.

Produksi dan Stok Minyak Global

Di sisi lain, produksi minyak mentah Amerika Serikat turun menjadi 13,71 juta barel per hari pada Mei 2026 dari 13,96 juta barel sebelumnya. Rusia juga mencatat penurunan produksi menjadi 9,83 juta barel per hari pada April 2026. Sementara itu, stok minyak mentah di Amerika Serikat tercatat naik sebesar 4,20 juta barel pada Agustus 2026, menambah tekanan pada keseimbangan pasokan global.

Harga Minyak Dalam Konteks Historis

Secara historis, harga minyak mentah sempat mencapai rekor tertinggi di angka 410,45 dolar per barel pada Desember 2025. Namun, tren harga saat ini menunjukkan konsolidasi dengan kenaikan moderat sekitar 0,16% dalam sebulan terakhir dan kenaikan tahunan mencapai 31,21% dibandingkan tahun sebelumnya.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Minyak Dunia

Beberapa faktor utama yang mempengaruhi harga minyak dunia saat ini meliputi:

  • Produksi minyak global yang bervariasi antar negara produsen utama seperti Arab Saudi, AS, dan Rusia.
  • Geopolitik yang tetap menjadi pemicu volatilitas pasar, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah.
  • Perubahan stok minyak di negara-negara besar yang mempengaruhi persepsi pasokan berlebih atau kekurangan.
  • Permintaan global yang berfluktuasi seiring perkembangan ekonomi dunia dan tren energi terbarukan.

Prediksi dan Prospek Harga Minyak 2026

Berdasarkan analisis pasar terkini, harga minyak diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 84,78 dolar per barel hingga akhir kuartal ketiga 2026, dengan potensi kenaikan mencapai 99,54 dolar per barel dalam 12 bulan ke depan. Kondisi ini mencerminkan optimisme pasar akan permintaan minyak yang tetap kuat meski ada tekanan dari transisi energi global.

Penjelasan Istilah Minyak Brent dan WTI

Minyak Brent dan WTI (West Texas Intermediate) adalah dua jenis minyak mentah utama yang menjadi acuan harga minyak dunia. Brent berasal dari Laut Utara dan lebih banyak digunakan di pasar Eropa dan Asia, sedangkan WTI adalah minyak mentah berkualitas tinggi dari Amerika Serikat yang menjadi patokan harga di wilayah Amerika.

"Pergerakan harga minyak mentah saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika produksi dan situasi geopolitik global, yang menimbulkan ketidakpastian di pasar," ujar analis energi dari TradingEconomics.
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Negosiasi AS-Iran Buntu - Zona Bisnis | METRO TV
TanggalJenis MinyakHarga (dolar/barel)Perubahan Harian (%)
1 September 2026WTI85,19+1,03
31 Agustus 2026WTI86,26+3,43
31 Agustus 2026Brent90,68+2,93
30 Agustus 2026Minyak Mentah84,80+1,68
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed