Harga Nikel Dunia Turun ke Level US$17.653 per Ton Hari Ini 20 Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga nikel dunia mengalami penurunan sebesar 1,18 persen menjadi US$17.653 per ton pada perdagangan hari ini, Sabtu, 20 Juni 2026. Berdasarkan laporan riset komoditas global dari Ciptadana Sekuritas Asia yang dirilis akhir pekan, pergerakan ini turut memengaruhi proyeksi sektor metalurgi domestik.

Penurunan komoditas nikel ini terjadi di tengah fluktuasi pasar mineral internasional yang cukup dinamis. Selain nikel, komoditas logam mulia seperti emas dunia juga mencatatkan koreksi tipis sebesar 0,33 persen menuju level US$4.196 per troy ounce.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Dampak Pergerakan Harga terhadap Saham Emiten Nikel Dalam Negeri

Meskipun harga nikel global terkoreksi, performa sejumlah saham emiten tambang nikel di Bursa Efek Indonesia justru menunjukkan tren positif pada penutupan pasar terdekat. Para pelaku pasar modal merespons dinamika ini dengan strategi trading jangka pendek.

Kinerja Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Saham MBMA mencatatkan performa gemilang dengan ditutup naik sebesar 3,88 persen ke level Rp535 per lembar saham. Secara teknikal, pergerakan saham MBMA berada di atas garis Exponential Moving Average 20 hari (MA20) yang berada di posisi Rp471.

Posisi harga saat ini juga terpantau terus mendekati area MA50 di level Rp560. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 63,35, dengan area support terdekat di rentang Rp530–475 dan target resistance pada rentang Rp560–565.

Kinerja Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Emiten BUMN tambang, ANTM, juga ditutup menguat tipis sebesar 0,32 persen ke level Rp3.170 per lembar saham. Berdasarkan analisis teknikal, posisi saham ANTM berada di atas MA20 pada level Rp2.917 dan mendekati MA50 di level Rp3.355.

Kondisi pasar menunjukkan indikator RSI untuk ANTM berada pada level 65,27. Untuk pergerakan harian, saham ini memiliki area support di kisaran Rp3.130–2.920 serta area resistance kuat pada rentang Rp3.330–3.430.

Pergerakan saham komoditas ini menjadi salah satu acuan penting bagi para investor yang sedang mencari portofolio alternatif. Beberapa analis menyertakan emiten tambang tersebut ke dalam rekomendasi saham hari ini untuk perdagangan harian.

Sebagai perbandingan performa teknikal pasar modal, berikut adalah data penutupan beberapa emiten terkait yang dihimpun per 18 Juni 2026:

Tabel Analisis Teknikal Saham Emiten Pilihan Juni 2026
Kode EmitenHarga PenutupanPersentase PerubahanPosisi MA20Posisi MA50Level RSI
MBMARp535+3,88%Rp471Rp56063,35
ANTMRp3.170+0,32%Rp2.917Rp3.35565,27
BTPSRp1.015+1,00%Rp944Rp98260,33

Di sektor keuangan syariah, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) juga membukukan kenaikan 1,00 persen ke level Rp1.015. Saham BTPS berada di atas MA20 (Rp944) dan MA50 (Rp982) dengan area support Rp982–945 serta resistance di Rp1.015–1.070, menjadikannya alternatif pencarian saham apa yang bagus untuk quick trade di luar sektor komoditas murni.

Bocoran Saham Nikel 2026: Siapa Paling Cuan Saat Pasokan Langka? | CNBC Indonesia

Sentimen Regulasi dan Kebijakan RKAB Kementerian ESDM

Selain faktor pergerakan harga nikel hari ini, sentimen dari dalam negeri yang ikut dinantikan oleh pelaku industri tambang adalah kebijakan operasional dari pemerintah. Langkah regulasi ini sangat krusial bagi kelangsungan produksi emiten sepanjang tahun berjalan.

Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM secara resmi mengumumkan jadwal revisi rkab bagi perusahaan pertambangan. Sesuai dengan ketentuan regulasi, pihak Kementerian ESDM membuka kesempatan pengajuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya tersebut pada Juli 2026 mendatang.

Kesempatan revisi ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh perusahaan tambang nikel untuk menyesuaikan target volume produksi mereka. Penyesuaian volume kerja tersebut nantinya akan diselaraskan dengan kondisi permintaan pasar global serta fluktuasi harga nikel dunia yang sedang berlangsung.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed