Harga TBS Sawit Sumatra Selatan Turun Menjadi Rp3.864 per Kilogram

Smallest Font
Largest Font

Harga tandan buah segar atau TBS kelapa sawit kemitraan usia 10 hingga 20 tahun di Provinsi Sumatra Selatan pada periode II Mei 2026 mengalami penurunan menjadi Rp3.864 per kilogram. Penurunan ini mencerminkan dinamika pasar komoditas global yang terus bergerak fluktuatif sepanjang bulan berjalan.

Kondisi pergerakan harga komoditas perkebunan di wilayah Sumatra ini tercatat mengalami kontraksi tipis jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Perubahan harga tersebut langsung berdampak pada perhitungan pendapatan di tingkat kebun kemitraan swadaya maupun plasma setempat.

Berdasarkan data resmi Dinas Perkebunan Provinsi Sumatra Selatan, nominal terbaru ini menunjukkan tren penyusutan yang cukup dinamis. Tim penetapan harga secara berkala merilis hasil rapat koordinasi bersama pihak asosiasi pengusaha sawit dan perwakilan petani.

Penurunan harga yang terjadi pada paruh kedua bulan ini memutus tren penguatan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Para petani diimbau untuk tetap menjaga kualitas panen agar nilai jual harian di pabrik kelapa sawit tidak merosot terlalu dalam.

Menurut laporan berkala dari Katadata, harga TBS sawit usia 10–20 tahun pada periode II Mei 2026 turun menjadi Rp3.864 per kg dari sebelumnya Rp3.898 per kg pada periode I Mei 2026. Penurunan harga sebesar Rp34 per kilogram ini dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil secara nasional.

Meskipun demikian, jika melihat ke belakang, pergerakan harga komoditas strategis ini sebenarnya sempat berada pada level yang jauh lebih tinggi. Fluktuasi ini menjadi siklus yang lumrah terjadi dalam mekanisme pasar ekspor dan domestik.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Sebagai perbandingan historis yang dicatat oleh tim pemantau perkebunan daerah, harga TBS sawit sempat mencapai Rp4.022 per kg pada periode II April 2026. Rekor pencapaian tersebut dipicu oleh tingginya permintaan pasar internasional menjelang kuartal kedua tahun ini.

Daftar Harga Berdasarkan Kelompok Umur Tanam

Penetapan nilai jual kelapa sawit di Sumatra secara umum dibagi berdasarkan kelompok umur tanaman produktif. Perbedaan usia tanaman sangat menentukan rendemen minyak yang dihasilkan saat proses ekstraksi di mesin pabrik.

Berikut adalah rincian perkembangan harga beli TBS kelapa sawit yang berlaku di wilayah Sumatra Selatan berdasarkan kelompok umur tanam kelapa sawit:

  • Tanaman sawit umur 3 tahun: Rp3.300 per kilogram
  • Tanaman sawit umur 5 tahun: Rp3.550 per kilogram
  • Tanaman sawit umur 8 tahun: Rp3.750 per kilogram
  • Tanaman sawit umur 10-20 tahun: Rp3.864 per kilogram

Secara umum, tanaman yang memasuki usia satu dekade ke atas memiliki stabilitas produksi yang lebih matang. Hal ini membuat variasi umur tersebut selalu menjadi patokan utama atau acuan dalam rilis harga resmi pemerintah.

Perbandingan Perubahan Nilai Jual Komoditas

Untuk melihat pergerakan secara lebih terstruktur, terdapat perbedaan angka yang nyata antara periode berjalan dengan rekor tertinggi yang sempat dicapai pada bulan sebelumnya. Perubahan nilai jual ini terekam jelas dalam kalkulasi tim teknis dinas terkait.

Berikut adalah tabel perbandingan harga TBS kelapa sawit untuk kelompok umur prima pada beberapa periode pengamatan sepanjang tahun 2026:

Tabel Pergerakan Harga TBS Kelapa Sawit 2026
Periode PenilaianHarga per Kilogram (Rupiah)Status Perubahan
Periode II April 20264.022Tertinggi
Periode I Mei 20263.898Turun
Periode II Mei 20263.864Terbaru
Harga TBS sawit plasma terbaru di Riau periode 20-26 mei 2026 ? | Tribun Bengkulu

Pemerintah daerah melalui penyuluh lapangan terus meminta kelompok tani untuk memperbaiki tata kelola panen serta kebersihan buah yang dikirim. Langkah teknis tersebut dinilai efektif untuk menekan potensi potongan harga yang diberlakukan secara sepihak oleh pabrik kelapa sawit swasta di lapangan.

Secara berkala, tim perumus harga yang terdiri dari unsur pemerintah, pelaku usaha, dan perwakilan kelembagaan petani kelapa sawit akan kembali menggelar rapat evaluasi indeks K untuk menentukan harga pada periode berikutnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed