Harry Kane Abaikan Ballon d Or 2026 Fokus Bersama Bayern Muenchen
Penyerang Bayern Muenchen Harry Kane memilih untuk tidak memikirkan persaingan Ballon d'Or 2026 meski masuk sebagai salah satu kandidat usai mencetak 73 gol sepanjang musim 2025/2026. Kapten timnas Inggris tersebut memilih memusatkan perhatiannya bersama klub di Jerman.
Torehan 73 gol dalam 65 pertandingan kompetitif bersama Bayern dan tim nasional Inggris menempatkan Kane sebagai pencetak gol terbanyak kedua dalam satu musim di abad ke-21. Catatan itu melewati rekor 69 gol milik Cristiano Ronaldo pada musim 2011/2012 dan hanya kalah dari Lionel Messi yang mengemas 82 gol pada musim 2011/2012.
Performa impresif Kane turut membawa Bayern Muenchen mengawinkan gelar Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Franz Beckenbauer, sekaligus menyabet penghargaan Sepatu Emas Eropa keduanya. Dilansir dari TNT Sports, penyerang tersebut merasa bangga atas pencapaian individunya walau menyerahkan seluruh keputusan pemenang Ballon d'Or kepada para pemilih.
"Saya sangat bangga dengan musim yang saya jalani, tentu saja," kata Kane.
Perjalanan kariernya hingga berada di panggung tertinggi sepak bola dunia diakui Kane sebagai sebuah pencapaian luar biasa.
"Tidak lama berselang, saya masih menjadi penggemar yang ingin menjadi pesepak bola profesional. Sekarang saya berada di sini dan memenangkan penghargaan, dan Ballon d'Or juga sama," kata Kane.
Meskipun namanya masuk dalam jajaran kandidat kuat, ia menegaskan tidak bisa mengontrol hasil pemungutan suara penghargaan tersebut.
"Namun, sekarang semuanya sudah di luar kendali saya. Keputusan ada di tangan para pemilih dan orang-orang yang menentukan pemenangnya. Musim yang saya jalani adalah musim terbaik saya sejauh ini dan kita harus menunggu untuk melihat hasilnya," kata Kane.
Jika berhasil membawa pulang trofi individu tersebut, Kane akan mencatatkan sejarah sebagai pemain Inggris kelima yang memenanginya setelah Sir Stanley Matthews, Sir Bobby Charlton, Kevin Keegan, dan Michael Owen. Pencapaian ini sekaligus memutus dahaga pesepak bola asal Inggris sejak kemenangan Owen pada 2001.
Walaupun baru saja menyelesaikan musim tersubur sepanjang kariernya, fokus Kane kini sudah beralih untuk menghadapi kompetisi mendatang demi meningkatkan kualitas permainannya.
"Ini memang aneh karena saya sekarang sudah fokus pada musim ini dan musim berikutnya. Apakah saya bisa menjadi lebih baik? Apakah saya bisa berkembang? Tetapi saya juga ingin menghargai apa yang sudah saya lakukan," kata Kane.
Menurutnya, dinamika dan silang pendapat dari para penggemar mengenai figur pemain terbaik justru menjadi daya tarik tersendiri bagi olahraga ini.
"Masalahnya dengan opini tentang sepak bola adalah ada begitu banyak pendapat, begitu banyak perdebatan mengenai pemain yang berbeda dan orang-orang menyukai pemain ini karena dia cepat, memiliki kecerdasan yang luar biasa, dan penyelesaiannya bagus," kata Kane.
Berbagai sudut pandang yang berkembang di kalangan publik dinilainya kian menyemarakkan persaingan perebutan piala Ballon d'Or.
"Jadi, saya pikir itulah yang membuat sepak bola menjadi istimewa, semua perdebatan tersebut, dan Ballon d'Or jelas merupakan salah satunya. Saya senang bisa masuk dalam persaingan," kata Kane.
Pencapaian melampaui rekor Ronaldo dan menempel ketat rekor Messi diakui Kane cukup mengejutkan dirinya sendiri yang tumbuh besar menyaksikan dominasi kedua legenda tersebut.
"Saya tumbuh dengan menonton Messi dan Ronaldo, era ketika mereka terus mendominasi dan mendominasi," kata Kane.
Ketajaman kedua sosok senior tersebut diakui Kane sempat terasa tidak rasional sebelum dirinya berhasil mendekati angka tersebut.
"Jelas Messi menjadi satu-satunya pemain yang mencetak lebih banyak gol dengan 82 gol, tetapi bahkan beberapa musim lainnya milik mereka, dan jumlah tertinggi Ronaldo, jika saya tidak salah, adalah 69 gol. Angka-angka tersebut dulu saya pikir tidak masuk akal, dan memang demikian," kata Kane.
Pencapaian 73 gol dalam semusim diakui sang penyerang membuatnya sangat terkejut bisa sejajar dengan figur terbaik sepak bola.
"Mereka adalah dua pemain terbaik di generasi kami dan bisa dibilang juga sepanjang masa. Jadi, mencetak 73 gol, bahkan bagi saya sendiri, saya cukup terkejut dengan pencapaian itu," kata Kane.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow