Harry Kane Masuk Nominasi Ballon d Or 2026 Usai Tampil Impresif

Smallest Font
Largest Font

Penyerang Bayern Munchen dan Timnas Inggris, Harry Kane, resmi masuk dalam daftar 30 nominasi Ballon d'Or 2026 setelah mencatatkan statistik produktivitas luar biasa sepanjang musim 2025/2026. Kepastian tersebut mengemuka menjelang pengumuman pemenang yang dijadwalkan berlangsung di London pada 26 Oktober 2026.

Performa impresif Kane ditunjukkan lewat catatan 61 gol dan tujuh assist dalam 51 penampilan bersama Bayern Munchen di semua kompetisi, termasuk 36 gol di Bundesliga serta torehan hat-trick pada final DFB-Pokal. Selain itu, ia mengemas enam gol untuk Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 dan membawa negaranya meraih posisi ketiga, dengan total keseluruhan mencapai 73 gol dari 65 pertandingan di tingkat klub dan internasional.

Di ajang Eropa, Kane mencatatkan rekor sebagai pemain Inggris paling subur di Liga Champions dengan torehan 14 gol dalam satu musim, serta selalu mencetak gol dalam delapan laga berturut-turut setelah membantu Bayern membantai Bodo/Glimt 5-0 pada matchday pertama musim 2026/2027.

Masuknya nama Kane memicu perbedaan pendapat di kalangan pengamat serta mantan pemain sepak bola internasional. Mantan penyerang Inggris Teddy Sheringham menilai Kane hanya akan menjadi pelengkap dalam persaingan trofi individu tersebut karena kegagalannya menjuarai Liga Champions atau Piala Dunia.

"Apakah dia akan mendapat suara saya? Tidak juga," ujar Teddy Sheringham, mantan striker Timnas Inggris.

Sheringham menegaskan bahwa standar pemenang penghargaan tertinggi tersebut biasanya ditentukan oleh raihan trofi kolektif di tingkat klub maupun internasional.

"Saya pikir dia menjalani musim yang luar biasa, tetapi pemenang Ballon d'Or biasanya adalah pemain yang memenangkan Liga Champions atau Piala Dunia, atau trofi apa pun yang tersedia pada saat itu," kata Teddy Sheringham, mantan striker Timnas Inggris.

Sheringham menyatakan penyesalannya terkait peluang kapten Timnas Inggris tersebut dalam perebutan trofi tahun ini.

"Dia tidak melakukan itu, jadi bagi saya dia hanya menjadi pelengkap. Maaf, Harry!" ujar Teddy Sheringham, mantan striker Timnas Inggris.

Mantan pemain Manchester United itu justru lebih menjagokan gelandang Spanyol, Rodri, yang sukses mengantarkan Manchester City meraih Piala FA dan Piala Liga Inggris sebelum membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.

"Dia seorang pemimpin, tim-timnya biasanya menang setiap pekan. Manchester City, Spanyol. Saya tahu dia sudah pergi sekarang, tetapi siapa pun tim yang dibelanya, mereka menang," kata Teddy Sheringham, mantan striker Timnas Inggris.

Pandangan berbeda disampaikan legenda sepak bola Inggris Alan Shearer yang menempatkan Kane sebagai pilihan utama untuk menyabet Ballon d'Or 2026 di atas pesaing lain seperti Kylian Mbappe, Rodri, Lamine Yamal, dan Lionel Messi.

"Untuk Ballon d’Or 2026, Harry Kane akan menjadi pilihan saya. Jumlah gol yang dia cetak tahun lalu sangat luar biasa. Ketika melihat semua kandidat lainnya, saya pikir apa yang dia lakukan sangat fenomenal," ujar Alan Shearer, mantan striker Timnas Inggris.

Shearer menilai Kylian Mbappe, yang mencetak 42 gol dalam 44 pertandingan bersama Real Madrid, berada tepat di belakang Kane dalam daftar kandidat terkuat.

"Kalau melihat siapa yang bisa finis di belakangnya, Mbappe adalah salah satunya," ujar Alan Shearer, mantan striker Timnas Inggris.

Mengenai pencapaian Rodri yang meraih penghargaan Pemain Terbaik Turnamen di Piala Dunia 2026, Shearer juga memberikan apresiasi tinggi.

"Anda juga harus melihat Rodri yang tampil luar biasa di Piala Dunia. Penampilannya bersama Spanyol membuatnya layak menjadi kandidat," tutur Alan Shearer, mantan striker Timnas Inggris.

Dukungan penuh terhadap Kane turut mengalir dari internal ruang ganti Bayern Munchen. Winger Michael Olise menampik pandangan Thierry Henry yang mengklaim dirinya tampil lebih baik dari Kane di level domestik.

"Karena dia adalah pemain terbaik musim lalu," kata Michael Olise, penyerang Bayern Munchen.

Rekan setimnya, Luis Diaz, menekankan bahwa kontribusi sang penyerang tidak hanya terbatas pada pencetakan gol tetapi juga pada kerja sama tim secara keseluruhan.

"Dia melakukan segalanya. Dia menyerang, bertahan, memberi assist," kata Luis Diaz, pemain Bayern Munchen.

Diaz menambahkan bahwa ketajaman dan mentalitas Kane menjadi faktor kunci keberhasilannya di lapangan.

"Musim lalu dia adalah salah satu pencetak gol terbanyak di seluruh dunia. Itu sebabnya saya pikir dia pantas mendapatkannya. 100%. Dia selalu menginginkan lebih, menolak cepat puas, dan dia membantu Anda sebagai rekan setim untuk berkembang," ujar Luis Diaz, pemain Bayern Munchen.

Gelandang Joshua Kimmich juga mengonfirmasi kepemimpinan Kane yang selalu berfokus pada hasil akhir tim.

"Selain gol-golnya, dia sangat penting bagi tim. Hal terpenting adalah tim menang, dan dia selalu ingin membantu dengan gol. Jika kami sudah unggul 3-0 dan dia tidak mencetak gol, itu bukan alasan baginya untuk tidak bahagia," kata Joshua Kimmich, gelandang Bayern Munchen.

Perdebatan mengenai peraih penghargaan individu ini juga diwarnai oleh pernyataan Thierry Henry yang menilai perburuan tahun ini menjadi lebih rumit.

"Saya rasa tahun ini sedikit lebih rumit ... Harry Kane, bukan saya, tetapi pemain terbaik di Jerman tahun lalu adalah Michael Olise," kata Thierry Henry, mantan penyerang Timnas Prancis.

Pemenang resmi Ballon d'Or 2026 beserta peringkat akhir 30 pemain nominasi akan diumumkan secara langsung pada malam penganugerahan di London.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed