Arne Slot Pastikan Harvey Elliott Kembali ke Liverpool Musim Depan

Smallest Font
Largest Font

Manajer Liverpool Arne Slot mengonfirmasi pada Kamis (14/5/2026) bahwa Harvey Elliott akan kembali ke Anfield untuk pramusim 2026-2027 setelah masa peminjaman yang sulit di Aston Villa. Gelandang berusia 23 tahun tersebut hanya mencatatkan total 284 menit bermain sepanjang musim ini di bawah asuhan Unai Emery.

Minimnya jam terbang Elliott di Birmingham disebabkan oleh klausul kontrak yang mewajibkan Villa membayar £35 juta jika sang pemain tampil dalam 10 laga liga. Berdasarkan laporan BBC Sport, Elliott hanya bermain dalam empat pertandingan Premier League sehingga klausul pembelian permanen tersebut dipastikan tidak akan aktif.

Arne Slot menyatakan kekecewaannya atas situasi tersebut mengingat Elliott merupakan pemain berbakat yang tampil impresif bersama tim nasional Inggris U-21. Slot menegaskan bahwa sang pemain masih masuk dalam rencananya untuk musim depan karena status kontrak yang dimiliki bersama The Reds.

"I think for him, for everyone, it didn’t work out as he wanted it, as we wanted it and probably also how Villa wanted it, because you usually sign a player or bring him in on loan to use him," ujar Arne Slot, Manajer Liverpool.

Pelatih asal Belanda tersebut juga menyoroti bahwa jumlah menit bermain Elliott justru lebih banyak saat berada di Liverpool dibandingkan selama masa peminjamannya. Ia mengaku tidak bisa menjelaskan alasan teknis di balik keputusan manajemen Aston Villa yang jarang menurunkan gelandang tersebut.

"That hasn’t happened a lot. That’s not for me to answer why that is. But of course, it’s never nice for a player not to make so many minutes, especially after the season he had with us, where he made – I assume – even more minutes with us than these 280," kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Slot menyayangkan talenta muda sekaliber Elliott tidak mendapatkan kesempatan berkembang di lapangan hijau. Ia merujuk pada performa sang gelandang saat menjuarai Euro U-21 sebagai bukti kualitas teknis yang seharusnya terus diasah melalui pertandingan reguler.

"He went over there to get more playing time, but unfortunately that didn’t happen," ujar Arne Slot, Manajer Liverpool.

Liverpool menilai Elliott sebagai aset berharga yang membutuhkan waktu bermain untuk mencapai potensi maksimalnya. Slot menegaskan bahwa masa depan sang pemain di Merseyside akan dimulai kembali segera setelah jadwal pramusim bergulir.

"And for such a talented player that did so well in the U21 Euros [last summer], you want a player like that to get more and more playing time," kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Meski mengakui Villa memiliki kedalaman skuad yang sangat baik, Slot tetap tidak memahami mengapa Elliott tidak mendapatkan menit bermain sesuai ekspektasi. Ia menekankan bahwa bukan wewenangnya untuk mencampuri urusan internal klub peminjam.

"He went to a very, very good team as well, where they also have a lot of good players. I don’t know why he hasn’t made the minutes he was expecting. That’s not for me to answer," ujar Arne Slot, Manajer Liverpool.

Kehilangan momentum bertanding selama hampir dua tahun dianggap Slot sebagai kerugian besar bagi perkembangan pemain di usia emas. Ia menyayangkan bakat yang sudah teruji di level internasional tersebut harus tertahan di bangku cadangan.

"But it’s always a pity if a player hardly plays for two years, let alone a player of that age that has shown during the [U21] Euros that he’s such a good player," kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Kepastian mengenai kepulangan Elliott ke pusat latihan Axa pada musim panas mendatang disampaikan Slot untuk mengakhiri spekulasi transfer. Pemain jebolan akademi Fulham tersebut tetap terikat kontrak jangka panjang hingga tahun 2027 bersama Liverpool.

"He’s contracted to us so he will be with us in the start of the season," tegas Arne Slot, Manajer Liverpool.

Slot kembali menegaskan dalam kesempatan terpisah bahwa kesepakatan peminjaman ini tidak memberikan hasil yang diinginkan oleh semua pihak. Ia menganggap aneh jika sebuah klub meminjam pemain namun tidak memanfaatkannya secara maksimal.

"I think for him, everyone, [the loan] didn't work as out as we wanted it," ujar Arne Slot, Manajer Liverpool.

Slot membandingkan durasi bermain yang sangat minim tersebut sebagai sebuah anomali dalam sistem peminjaman pemain muda. Menurutnya, tujuan utama pengiriman pemain ke klub lain adalah untuk mendapatkan jam terbang kompetitif.

"Usually [clubs] sign a player or loan to use him, but that hasn't happened a lot," kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Di sisi lain, Unai Emery mengakui adanya beban pikiran terkait situasi sulit yang menimpa Elliott selama berada di Villa Park. Ia menjelaskan bahwa alasan di balik pembatasan menit bermain tersebut adalah masalah yang kompleks untuk dibicarakan saat ini.

"To now explain about the reason for this decision is very difficult, or it is easy, but it is not the moment," kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Manajer asal Spanyol itu menyampaikan penyesalan mendalam kepada sang pemain karena tidak bisa memberikannya kesempatan lebih banyak. Emery menekankan bahwa ada tanggung jawab bersama yang harus dipikul oleh pihak Aston Villa maupun Liverpool dalam kegagalan ini.

"My apologies for Harvey Elliott are, every day, in my mind. We have our responsibility and Liverpool have their responsibility," ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Emery mengakui bahwa dinamika musim ini berjalan sangat sulit bagi timnya. Hal tersebut berdaruh pada keputusan-keputusan personal yang harus diambil demi kepentingan stabilitas klub.

"How the season has gone has been difficult," kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Emery secara jujur menyebut bahwa situasi yang menimpa gelandang timnas Inggris tersebut memalukan bagi semua orang yang terlibat dalam proses transfer. Ia merasa bersalah karena bakat sang pemain tidak tersalurkan di lapangan pertandingan.

"Something embarrassing for everyone involved," kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Pihak manajemen Aston Villa sendiri telah mengomunikasikan kendala finansial terkait klausul pembelian permanen tersebut. Emery menjelaskan bahwa status pinjaman Elliott menjadi dilema karena kewajiban membeli sang pemain bergantung pada jumlah pertandingan.

"The problem we have with Harvey is that this year he is on loan, and in case he plays matches we must buy him," ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Keputusan untuk tidak mengaktifkan klausul pembelian £35 juta tersebut ternyata sudah bulat sejak dua bulan lalu. Aston Villa merasa tidak yakin untuk mengeluarkan dana sebesar itu di tengah kondisi tim saat ini.

"We decided two months ago that we are not convinced to sign him, spending the money we would need to sign him," kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Meskipun jarang diturunkan, Emery memuji etos kerja dan profesionalisme Elliott yang tidak pernah menurun selama sesi latihan. Sang pemain tetap menunjukkan perilaku yang baik dan selalu berusaha membantu rekan setimnya.

"This is the only issue. He is training every day, always every day with very good behaviour and to help us in training sessions," ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Emery menyimpulkan bahwa kenyataan pahit ini adalah bagian dari sisi keras dunia sepak bola profesional. Terkadang manajer harus mengambil keputusan yang merugikan individu tertentu demi kebaikan organisasi secara keseluruhan.

"This is not something good for him and good for us, but this is football and sometimes we must take some decisions which are not good for everyone," kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed