Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Musim Panas Hingga September 2026
Fenomena astronomi hujan meteor Perseid kembali menghiasi langit malam sejak 14 Juli hingga 1 September 2026. Puncak aktivitas hujan meteor tahunan ini diproyeksikan terjadi pada 12 hingga 13 Agustus 2026 waktu setempat.
Aktivitas meteor ini diperkirakan mencapai puncaknya pada 13 Agustus pukul 09.53. Pengamatan dinilai sangat optimal karena bertepatan dengan fase bulan baru pada 12 Agustus yang memberikan kondisi langit gelap tanpa gangguan cahaya bulan.
Hujan meteor Perseid terjadi ketika puing-puing komet Swift-Tuttle memasuki dan terbakar di atmosfer Bumi dengan kecepatan mencapai 37 mil per detik. Komet yang ditemukan pada 1862 tersebut memiliki inti selebar 16 mil dan menjadi objek terbesar yang berulang kali melintasi Bumi.
Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) mencatat sebanyak 50 hingga 100 meteor dapat terlihat per jam saat periode puncak. Waktu pengamatan terbaik umumnya berlangsung pada jam-jam menjelang fajar, meskipun beberapa meteor sudah mulai tampak sejak pukul 22.00 waktu setempat.
Selain Perseid, dua hujan meteor berkekuatan sedang yaitu Alpha Capricornids dan Southern Delta Aquarids juga mencapai puncak aktivitasnya pada 30 hingga 31 Juli 2026. Wilayah belahan bumi utara dijadwalkan menyaksikan beberapa fenomena meteor lain sepanjang sisa tahun 2026, termasuk Orionid pada Oktober dan Geminid pada Desember.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow