I.League Beri Minus Poin pada Sepuluh Klub di Pegadaian Championship 2026
I.League memberikan minus poin pada sepuluh klub yang berpartisipasi di Pegadaian Championship 2026/2027 akibat gagal memenuhi syarat lisensi klub dan perpindahan homebase, kata Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, saat pembukaan kompetisi di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9/2026), dilansir dari Bola.
Klub yang mendapat minus poin dari Grup A adalah PSIS Semarang, Persiraja Banda Aceh, Semen Padang, dan Sumsel United masing-masing minus satu poin, serta Persiku Kudus minus dua poin.
Dari Grup B, Kendal Tornado FC, Persela Lamongan, dan Persipura Jayapura mendapat minus satu poin. Sementara Persiba Balikpapan dan PSBS Biak mendapat minus empat poin.
Ferry menjelaskan bahwa penyebab minus poin terutama terkait masalah finansial dan perpindahan homebase yang tidak sesuai aturan.
"Ya, kan memang macam-macam. Selain yang lebih banyak itu sebenarnya di finansial, ya. Kemudian ada beberapa perpindahan homebase," ujar Ferry Paulus.
Ferry menambahkan bahwa homebase harus sesuai dengan area yang didaftarkan, dan perpindahan yang masih satu provinsi dianggap lebih mudah diatur.
"Homebase itu sebenarnya yang paling fundamental adalah homebase yang didaftarkan dan areanya, area mana yang katakan kalau Jabodetabek ya seputar itu," kata Ferry.
"Terus kemudian ada beberapa daerah misalnya di Kalimantan Timur ada Balikpapan, ada Samarinda, itu masih dalam area provinsi. Nah yang agak susah itu adalah di Jawa Tengah," ujarnya.
Menurut Ferry, sebagian besar klub di Jawa Tengah tidak mengalami masalah perpindahan homebase, namun yang menjadi kendala adalah perpindahan antar provinsi seperti dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.
Selain itu, Ferry menanggapi penolakan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) terhadap keikutsertaan PSBS Biak di Pegadaian Championship karena tunggakan gaji personel sejak dua musim terakhir senilai Rp2,2 miliar.
"Sebenarnya banned FIFA itu lebih kepada yang bermasalah di dalam pemain asing. Kemudian di dalam directive-nya FIFA itu klub tersebut tidak boleh mendaftarkan pemain kecuali pemain-pemainnya yang masih terdaftar di kompetisi sebelumnya," ujar Ferry Paulus.
Ferry juga menyebutkan adanya beberapa hukuman dari NDRC yang sedang dalam proses banding dan negosiasi, serta sebagian besar tunggakan sudah dibayar sehingga I.League masih mengizinkan PSBS berkompetisi selama hukuman tersebut tidak melanggar aturan.
"Ada memang beberapa hukuman dari NDRC. Namun, NDRC ini kan ada banding, kemudian masih dalam proses negosiasi. Dan ada sebagian besar juga yang sudah dibayar. Jadi artinya buat I.League, semasa itu masih eh dalam koridor hukuman yang tidak melanggar, pasti kita izinkan," ujar Ferry Paulus.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow