IHSG Melemah 1,48 Persen Akibat Aksi Demonstrasi dan Rupiah Layu
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 1,48 persen ke level 6.405,68 pada Rabu (26/8/2026). Penurunan pasar saham domestik ini terjadi di tengah penguatan mayoritas bursa global serta kawasan regional Asia.
Pelemahan IHSG dipicu oleh kombinasi sentimen domestik, termasuk kembali melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Selain tekanan kurs, maraknya aksi demonstrasi di dalam negeri menjadi perhatian para pelaku pasar.
Aksi demonstrasi dinilai dapat memicu keraguan bagi investor untuk masuk ke pasar saham. Gejolak keamanan dan stabilitas politik yang menguat menimbulkan kekhawatiran yang berpotensi memicu gejolak harga secara sementara di lantai bursa.
Analis menilai jika aksi demonstrasi berlangsung secara tertib dan tidak menimbulkan gangguan keamanan, dampak negatif terhadap IHSG diperkirakan hanya bersifat sementara. Namun, apabila terjadi kericuhan atau peningkatan ketidakpastian politik, tekanan jual dari investor akibat kepanikan berpotensi berlanjut.
Meskipun volatilitas jangka pendek terpengaruh sentimen politik dan keamanan, kondisi ekonomi domestik yang kuat serta pergerakan sentimen global tetap menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan pasar saham ke depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow