I.League Pertahankan Jadwal Padat Persib di Super League dan AFC

Smallest Font
Largest Font

Persib Bandung akan menghadapi jadwal pertandingan padat musim 2026/2027 di Super League dan AFC Championship League 2 (ACL Two) tanpa perubahan jadwal dari I.League, kata Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.

Persib akan memulai laga play-off ACL Two melawan Manila Diggers di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 31 Agustus 2026. Jika menang, Persib akan masuk Grup E bersama FC Seoul, Melbourne City, dan The Chong Viettel.

Persib juga harus menjalani laga Super League melawan Persija Jakarta pada 12 September 2026, kemudian tandang ke Korea Selatan menghadapi FC Seoul pada 16 September, dan tandang ke Jepara melawan Persijap pada 20 September 2026, berpotensi tiga laga tandang berdekatan.

Ferry Paulus memastikan jadwal tersebut sudah dibahas dan disepakati bersama Persib dan tidak akan diubah sepihak.

"Iya, ini nggak ada yang kekeh ya. Jadi di beberapa kesempatan 4-5 bulan yang lalu kita sudah memperkenalkan sistem penjadwalan kita yang baru," ujar Ferry kepada BolaSport.com.

Menurut Ferry, I.League menggunakan sistem komputerisasi yang mengadopsi teknologi dari J.League, mampu menghitung hingga 200 ribu kemungkinan jadwal, lalu bernegosiasi dengan klub yang juga tampil di kompetisi Asia seperti Persib dan Borneo FC.

"Jadi jadwal yang sekarang sudah terpampang ini adalah jadwal yang sudah disepakati antara kita dengan Persib, begitupun juga dengan Borneo FC," kata Ferry.

Proses penjadwalan memperhitungkan agenda internasional seperti FIFA Matchday dan kompetisi ASEAN, menyediakan slot kosong untuk kemungkinan perubahan, namun komunikasi langsung dengan klub tetap diutamakan untuk mencari solusi terbaik.

Ferry menyebut Persib sudah melakukan pembahasan jadwal dengan I.League hingga empat kali, sedangkan Borneo lima kali.

"Yang ini setuju nggak, karena habis ini pertandingan sama katakanlah AFC di mana. Kemudian play-off ini gimana, setuju nggak? Nah itu berlangsung sampai Persib itu empat kali, Borneo lima kali," jelas Ferry.

Setelah jadwal disusun, klub berdiskusi internal bersama pelatih, lalu memberikan masukan kembali ke I.League agar jadwal mempertimbangkan kebutuhan klub secara optimal.

Meski jadwal sudah final, Persib harus siap dengan waktu pemulihan singkat antar laga.

"Udah selesai kita distribusi, mereka balik lagi ke klubnya masing-masing ngobrol sama pelatih segala macam, nggak mau ini itu dan sebagainya balik lagi ke kita. Kita panggil lagi," tutur Ferry.

Ferry juga mengingatkan Persib harus mempersiapkan kedalaman skuad yang cukup karena akan bermain di empat kompetisi sekaligus: Super League, League Cup, ACL Two, dan ASEAN Club Championship.

"Kita juga mengasistensi khususnya Persib bahwa kedalaman skuadnya juga harus lebih banyak. Sehingga bisa untuk istilahnya mengarungi musim kompetisi empat kompetisi," ujar Ferry.

Ferry menegaskan konsekuensi jadwal padat harus diterima klub yang tampil di banyak kompetisi. I.League pernah menawarkan agar Persib mengalihkan partisipasi di League Cup jika jadwal terlalu padat, namun Persib memilih tetap menjalani semua agenda yang telah ditetapkan.

"Konsekuensi itu harus diterima berdasarkan agenda atau slot-slot yang ada," tegas Ferry.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed