Iliman Ndiaye Bergabung dengan Manchester City Setelah Gagal ke Tottenham
Iliman Ndiaye resmi bergabung dengan Manchester City pada 1 September 2026, setelah transfernya ke Tottenham Hotspur batal akibat kegagalan Spurs melepas pemain Richarlison, dilansir dari beberapa sumber berita olahraga.
Pemain asal Senegal ini direkrut dengan biaya sekitar 60 juta poundsterling plus bonus 5 juta poundsterling dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga 2031. Ndiaye langsung menjalani debut sebagai starter empat hari kemudian dalam kemenangan 1-0 atas Coventry City di bawah pelatih Enzo Maresca.
Kesepakatan transfer dengan Tottenham Hotspur sudah tercapai, tetapi akhirnya gagal karena Spurs tidak berhasil melepas Richarlison ke klub lain. Manchester City memanfaatkan situasi ini untuk merekrut Ndiaye dari Everton, klub yang dibelanya sejak 2024 dengan catatan 17 gol dalam 74 pertandingan.
Iliman Ndiaye mengatakan bahwa dirinya tidak panik saat proses transfer berlangsung di hari terakhir bursa transfer. "Tidak ada rasa stres ataupun panik. Saya selalu berprinsip bahwa apa pun yang akan terjadi, terjadilah. Tuhan yang menentukan masa depan Anda—semuanya sudah digariskan," ujar Ndiaye.
Ia menjelaskan alasan memilih Manchester City adalah keinginannya untuk bermain di Liga Champions dan bergabung dengan salah satu tim terbaik dunia. "Saya hanya bersabar, dan ketika tawaran dari City datang, saya sangat gembira. Memang sudah seharusnya saya bergabung dengan City," kata Ndiaye.
Ndiaye menegaskan bahwa walau Tottenham juga klub hebat, tawaran dari Manchester City tidak bisa ditolak. "Saya menginginkan Liga Champions dan kesempatan bermain untuk salah satu tim terbaik di dunia. Saya tidak bilang Tottenham bukan tim hebat, tetapi ketika Manchester City datang memanggil, Anda tidak mungkin menolaknya," ujarnya.
Sebelum pindah, Ndiaye merasa nyaman di Everton dan memiliki ikatan kuat dengan para penggemar dan rekan setim. Namun ia dan istrinya sepakat bahwa jika harus pergi, dia hanya akan pindah ke klub yang bermain di Liga Champions. "Berat rasanya meninggalkan Everton. Saya telah menjalin ikatan yang kuat dengan para penggemar dan pemain di sana, namun terkadang kita harus melangkah maju; begitulah dunia sepak bola," tegas Ndiaye.
Rekan setimnya di Manchester City, Erling Haaland, menyambut positif penampilan debut Ndiaye dan menilai kemampuan dribelnya sangat mengesankan. "Kita langsung melihat kualitasnya. Cara dia melewati pemain, dia meluncur di antara mereka. Itu luar biasa untuk dilihat," ujar Haaland.
Perjalanan karier Ndiaye dimulai dari kompetisi amatir di Inggris bersama Hyde United dan Boreham Wood, kemudian berkembang di Sheffield United, sempat bermain di Prancis bersama Olympique de Marseille, hingga akhirnya bergabung dengan Everton sebelum pindah ke Manchester City.
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, memanfaatkan kemampuan dribel dan isolasi satu lawan satu Ndiaye untuk membongkar pertahanan lawan yang rapat, sementara Ndiaye berkomitmen memberikan kontribusi gol dan assist bagi tim, sebagaimana diungkapkan dalam wawancara dengan Sky Sports.
Selain itu, Ndiaye mendapatkan nomor punggung 7 di Manchester City, yang sebelumnya dipakai oleh beberapa pemain seperti Omar Marmoush, Joao Cancelo, Raheem Sterling, James Milner, dan Stephen Ireland, yang masing-masing memiliki catatan prestasi selama membela klub.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow