Aksi Intimidasi Oknum Kecamatan Terhadap Tukang Cukur Pemicu Kecaman
Aksi dugaan intimidasi oleh rombongan aparat Kecamatan Rancabungur pimpinan Camat Dita Aprilia terhadap tukang cukur di Bantar Kambing, Desa Bantarjaya, Kabupaten Bogor, memicu gelombang kecaman publik serta sorotan tajam dari DPR RI.
Insiden tersebut bermula saat rombongan aparatur setempat mendatangi kios pangkas rambut milik Nurhidayat alias Abuy yang sedang melayani pelanggan. Petugas melontarkan teguran keras karena Abuy belum mengibarkan bendera Merah Putih di depan tempat usahanya.
Saat Abuy menanyakan keberadaan bendera, rombongan mendesaknya membeli sendiri dengan nada tinggi. Oknum pendamping merekam peristiwa itu menggunakan kamera ponsel sambil membawa nama instruksi Bupati dan jabatan Camat untuk mendesak sang warga.
Abuy yang terdesak saat memegang gunting sempat meluapkan celotehan spontan di tengah rasa ketakutan.
"Kata siapa udah merdeka?" ujar Abuy.
Tekanan psikologis hebat membuat Abuy merasa syok dan sulit tidur pasca-kejadian. Demi keamanan dan keberlangsungan usahanya, ia akhirnya mengalah dan memasang bendera Merah Putih di depan kiosnya.
Video rekaman insiden yang tersebar luas justru memicu kemarahan masyarakat yang menilai tindakan pejabat tersebut arogan dan melakukan perundungan terhadap warga kecil. Sorotan publik ini membuat jajaran pemerintah daerah dan anggota legislatif memberikan tanggapan resmi.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, menegaskan bahwa aturan mengenai pengibaran bendera Merah Putih pada dasarnya bersifat imbauan edukatif untuk memupuk jiwa nasionalisme tanpa memuat sanksi paksaan.
Sementara itu, kecaman keras datang dari Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan. Ia menyoroti aturan perundang-undangan mengenai kewajiban pemerintah daerah terhadap warga kurang mampu.
Ia menggarisbawahi ketentuan Pasal 7 ayat (3) UU No. 24 Tahun 2009 yang menegaskan kewajiban pemerintah daerah untuk memberikan bendera secara gratis kepada warga yang tidak mampu, bukan justru melakukan tindakan semena-mena di lapangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow