Iran Gelar Operasi Militer Darat di Wilayah Kurdistan Irak

Smallest Font
Largest Font

Pasukan khusus Angkatan Darat Iran melancarkan 14 operasi militer darat terhadap kelompok oposisi Kurdi di Provinsi Sulaymaniyah dan Erbil, wilayah otonom Kurdistan Irak, selama dua bulan terakhir.

Penggelaran pasukan tersebut melibatkan Brigade Pasukan Khusus Lintas Udara ke-23 atau Brigade Takavar, yang merupakan unit militer terbesar milik Angkatan Darat Iran. Penyerangan darat ini mencakup aksi penculikan dua milisi Kurdi dari Sulaymaniyah pada Minggu lalu, di tengah berlangsungnya proses negosiasi antara pihak Iran dan Amerika Serikat.

Penasihat Komandan Tertinggi Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mojtaba Jafari, mengonfirmasi keberhasilan penyerangan pasukan militer tersebut di kawasan Kurdistan Irak. Penegasan itu disampaikan Jafari dalam keterangannya kepada media Iran pada Senin, 3 Agustus 2026.

"Brigade tersebut telah menarik diri tanpa mengalami kerugian apa pun," ujar Mojtaba Jafari, Penasihat Komandan Tertinggi Angkatan Darat Iran.

Rangkaian operasi militer darat ini merupakan bagian dari aksi balasan Tehran. Langkah ini diambil setelah muncul wacana pemanfaatan milisi Kurdi Iran berbasis di Irak utara untuk memicu invasi dan menggulingkan rezim, sebagaimana dilaporkan dalam Operation Roaring Lion. Di sisi lain, mantan Presiden AS Donald Trump sempat melontarkan kritik kepada pihak Kurdi yang dinilai menyalahgunakan pasokan senjata.

Hingga laporan ini diturunkan, pihak Pemerintah Irak maupun Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait operasi militer darat yang dilakukan oleh Iran di wilayah mereka.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed