Israel Perluas Operasi Darat dan Caplok Wilayah Lebanon Selatan

Smallest Font
Largest Font

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara resmi memerintahkan perluasan operasi militer darat di wilayah Lebanon Selatan pada Selasa (2/6/2026). Langkah agresif ini diambil guna memperluas wilayah pencaplokan serta menghancurkan basis pertahanan kelompok Hizbullah di sepanjang perbatasan.

Keputusan sepihak dari Tel Aviv ini langsung memicu eskalasi besar di kawasan Timur Tengah. Manuver tersebut sekaligus menjadi penyebab gencatan senjata israel lebanon gagal total setelah beberapa pekan terakhir diupayakan oleh mediator internasional.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dilaporkan telah melintasi perbatasan dalam skala penuh. Mereka menyasar sejumlah titik strategis pertahanan yang selama ini menjadi benteng utama peluncuran roket ke wilayah Israel utara.

Dalam laporan terbaru yang dirilis militer Israel, pasukan darat kini berhasil menduduki sejumlah titik penting. Upaya perluasan ini menandai babak baru dari perang israel lebanon terbaru yang semakin menjauh dari solusi damai.

Pihak berwenang Israel mengonfirmasi bahwa pasukannya telah menguasai situs strategis di wilayah yang dikuasai israel di lebanon selatan. Berikut adalah beberapa titik wilayah yang menjadi fokus utama dalam pergerakan militer Israel saat ini:

  • Benteng Beaufort yang merupakan kastil bersejarah di atas bukit strategis.
  • Kawasan lembah di sekitar aliran Sungai Litani.
  • Sejumlah desa perbatasan yang dituduh menjadi markas logistik Hizbullah.

Keberhasilan menguasai Benteng Beaufort langsung dipamerkan oleh perdana menteri Israel sebagai simbol supremasi militer mereka di wilayah utara. Bendera Israel kini dilaporkan telah berkibar di atas kastil bersejarah tersebut.

Netanyahu Pamer Kekuatan Militer, Israel Kibarkan Bendera di Kastil Bersejarah Beaufort Lebonon! | Tribunnews

Konflik yang terus meluas ini diperkirakan akan mengubah peta geopolitik perbatasan kedua negara secara drastis. Blokade total juga mulai diterapkan militer Israel pada jalur-jalur logistik utama menuju Lebanon Selatan.

Data Pergerakan Pasukan Terkini

Intensitas serangan udara dan darat Israel meningkat signifikan dalam beberapa jam terakhir. Berdasarkan data taktis pertempuran, perluasan wilayah operasi ini melibatkan ribuan personel tambahan dari divisi infanteri dan kavaleri lapis baja.

Kondisi di lapangan menunjukkan eskalasi yang jauh lebih masif dibandingkan dengan operasi militer pada bulan-bulan sebelumnya. Tabel berikut menggambarkan estimasi cakupan wilayah operasional darat Israel:

Estimasi Wilayah Operasi Militer Israel di Lebanon Selatan
Sektor OperasiTarget StrategisStatus Terkini
Sektor BaratDesa PerbatasanDikuasai Sebagian
Sektor TengahBenteng BeaufortDikuasai Penuh
Sektor TimurAliran Sungai LitaniPertempuran Sengit

Hizbullah sendiri membalas manuver tersebut dengan menembakkan rentetan roket artileri ke arah pangkalan militer Israel. Namun, superioritas udara Israel membuat pergerakan pasukan darat mereka sulit dibendung di beberapa titik terbuka.

Reaksi Keras Kawasan dan Internasional

Perluasan invasi ini memicu kemarahan besar dari sejumlah negara di kawasan regional, terutama Iran yang merupakan penyokong utama Hizbullah. Teheran menegaskan tidak akan tinggal diam melihat situasi di Lebanon Selatan.

Pemerintah Iran menyatakan siap memberikan segala bentuk dukungan yang diperlukan bagi Lebanon untuk menghadapi agresi militer tersebut. Kondisi ini memperburuk update konflik iran israel yang sebelumnya sudah membara akibat ketegangan di Jalur Gaza.

"Israel harus bertanggung jawab atas konsekuensi berbahaya dari perluasan wilayah perang ini," menurut pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Iran.

Di sisi lain, tekanan internasional dari negara-negara Arab dan Eropa terus meningkat agar Israel menghentikan operasi daratnya. Kendati demikian, Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa operasi militer di Lebanon Selatan akan terus berjalan sampai seluruh ancaman di perbatasan utara berhasil dibersihkan sepenuhnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed