Arab Saudi Pantau Hilal Tentukan Iduladha 1447 Hijriah Mei 2026
Otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi bersiap melaksanakan pemantauan bulan sabit atau rukyatul hilal guna menetapkan awal Dzulhijjah 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada akhir Mei 2026. Keputusan ini menjadi acuan krusial bagi pelaksanaan puncak ibadah haji, termasuk wukuf di Padang Arafah dan perayaan Iduladha.
Melansir laporan Liputan6.com pada Kamis (14/5), penetapan tanggal 10 Dzulhijjah di Arab Saudi melalui Mahkamah Agung akan menentukan jadwal jemaah melakukan wukuf pada 9 Dzulhijjah. Momentum tersebut juga menjadi rujukan bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk melaksanakan puasa sunnah Arafah.
Lembaga astronomi Islam dan kalender Ummul Qura telah memberikan prediksi awal, namun hasil final tetap bergantung pada penampakan bulan di akhir Zulkaidah. Jika Iduladha berlangsung di pengujung Mei, maka jutaan jemaah haji akan mulai berkumpul di Arafah sehari sebelumnya untuk berdoa dan berzikir.
Puncak haji atau wukuf di Arafah merupakan rukun paling utama yang dilakukan sejak matahari tergelincir hingga menjelang malam. Rasulullah SAW menyebut inti dari ibadah haji adalah wukuf di Arafah, sehingga jemaah akan fokus memohon ampunan di lokasi tersebut.
Setelah pelaksanaan salat Id pada 10 Dzulhijjah, rangkaian ibadah berlanjut ke penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk keteladanan terhadap Nabi Ibrahim AS. Arab Saudi menerapkan sistem modern untuk pengelolaan kurban seperti unta, sapi, dan kambing guna memastikan distribusi daging berjalan tertib kepada jemaah dan masyarakat.
Kalender ibadah kemudian memasuki tiga hari tasyrik pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada periode ini, jemaah haji berada di Mina untuk ritual lempar jumrah, sementara umat Muslim secara umum dilarang berpuasa karena hari tersebut diperuntukkan bagi kegiatan makan, minum, dan berzikir.
Masyarakat dunia terus memantau pengumuman resmi dari otoritas keagamaan Kerajaan guna menyesuaikan waktu penyembelihan kurban serta pembagian daging. Penetapan yang konsisten melalui pengamatan lapangan tetap menjadi standar utama Arab Saudi dalam memulai bulan baru pada kalender Hijriah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow