JARR dan BYAN Bantah Rumor Akuisisi Saham Senilai Rp358 Triliun
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menyampaikan bantahan resmi terkait spekulasi pengambilalihan 62,2 persen saham BYAN oleh grup usaha milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Pernyataan resmi kedua perseroan tersebut memicu penurunan harga saham BYAN sebesar 14,91 persen hingga menyentuh batas Auto-Rejection Bawah (ARB) ke level Rp14.700 per lembar saham pada pra-pembukaan perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026. Penurunan ini terjadi setelah saham BYAN sempat mengalami kenaikan tajam atau Auto-Rejection Atas (ARA) dua hari berturut-turut hingga berada di posisi Rp17.275 per lembar saham.
Rumor pengambilalihan sekitar 20,73 miliar lembar saham dari total 33,33 miliar saham BYAN tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp358,17 triliun berdasarkan kalkulasi harga pasar. Penegasan awal disampaikan oleh pihak pengelola BYAN untuk menanggapi spekulasi pasar yang beredar luas.
"Saat ini Perseroan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan dan/atau akuisisi saham Perseroan sebagaimana dimaksud dalam informasi yang beredar tersebut," kata Sekretaris Perusahaan BYAN Jenny Quantero.
Jenny Quantero menambahkan klarifikasi lanjutan terkait ketiadaan informasi mengenai keterlibatan pihak pembeli yang disebut-sebut dalam rumor pasar tersebut.
"Sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2% saham Perseroan oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam," kata Jenny Quantero.
Langkah penegasan senada disampaikan oleh manajemen JARR melalui surat tanggapan yang dikirimkan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan mengonfirmasi ketiadaan agenda korporasi terkait akuisisi saham emiten tambang batubara tersebut.
"Hingga saat ini tidak terdapat rencana untuk mengakuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN), sehingga Perseroan tidak ada rencana keterbukaan informasi maupun timeline pelaksanaan akuisisi yang dapat disampaikan oleh Perseroan," kata manajemen JARR.
Manajemen JARR memastikan akan mengikuti regulasi keterbukaan informasi apabila di kemudian hari terdapat kesepakatan bisnis yang bersifat pasti dan mengikat bersama pemegang saham pengendali.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow