Java United Imbang Lawan Garudayaksa FC akibat Kendala Regulasi
Hasil imbang 1-1 diraih Java United FC saat menjamu Garudayaksa FC pada laga pekan perdana BRI Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9/2026) sore WIB, akibat kendala pendaftaran pemain asing. Seperti dilansir dari Bola, pelatih Fabio Lefundes membeberkan alasan timnya gagal mengamankan poin penuh.
Keunggulan Java United tercipta lebih dulu melalui gol Gustavo Franca pada menit ke-36. Namun, tim tamu berhasil membalas dan menyamakan kedudukan lewat aksi Septian David Maulana pada menit ke-64.
Fabio Lefundes menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung yang hadir secara langsung di stadion karena belum mampu memberikan kemenangan pada laga kandang tersebut.
"Ya, sayang sekali kami tidak bisa memberikan hasil maksimal untuk seluruh suporter yang hadir. Saya harap, di laga berikutnya suporter tidak kapok mendukung kami, dan di laga berikutnya kami akan mencoba tampil maksimal," ujar Fabio Lefundes, Pelatih Java United FC.
Ia menepis anggapan bahwa anak asuhnya tampil buruk hanya karena gagal meraih tiga poin penuh di markas sendiri.
"Kalau melihat hasil imbang ini sebagai tuan rumah, ya mungkin orang bisa punya persepsi kami tidak bermain bagus hari ini. Namun, menurut saya, kami sudah bermain bagus," kata Fabio Lefundes.
Juru taktik asal Brasil tersebut mengungkapkan bahwa absennya sejumlah pilar asing baru menjadi penghambat utama, lantaran proses pendaftaran belum disahkan oleh pihak federasi.
"Dalam perjalanan untuk pertandingan hari ini, kami punya beberapa halangan, yaitu dengan regulasi pemain-pemain yang belum disahkan oleh federasi, dan David juga ada sedikit masalah medis yang membuatnya tidak bisa kami turunkan dari awal," ujar Fabio Lefundes.
Kendala administratif tersebut memaksa Java United hanya menurunkan empat legiun asing sejak menit awal, yakni Gustavo Franca, Kei Hirose, Kaio Nunes, dan Gustavo Almeida. Sementara itu, Vini Duarte dan David da Silva baru dimainkan pada babak kedua.
"Tim yang turun dari awal tadi adalah kesebelasan yang mungkin, kami tidak punya waktu banyak untuk latihan dengan mereka. Namun, mereka tidak mengecewakan kami. Mereka cukup baik di pertandingan tadi," kata Fabio Lefundes.
Perubahan komposisi pemain pelapis ini membuat rotasi harus dilakukan meski waktu persiapan sangat terbatas.
"Ya, sebagai pelatih, saya sudah punya keyakinan dari awal, grup kami ini pasti ada satu saat di mana kami harus mempertimbangkan untuk menurunkan pemain-pemain lain. Jadi, hari ini hal itu yang terjadi," ujar Fabio Lefundes.
Selepas laga ini, Fabio Lefundes meminta anak asuhnya mengalihkan fokus pada pertandingan tandang berikutnya menghadapi Persita Tangerang di Banten International Stadium, Serang.
"Setelah pertandingan hari ini, kami harus melihat ke depan. Kami harus bersiap menghadapi Persita di Serang, di Banten International Stadium, dan kami akan mencoba untuk melakukan yang terbaik," kata Fabio Lefundes.
Mantan pelatih Borneo FC itu menilai skuatnya sukses mendominasi jalannya laga dan menekan pergerakan lawan sepanjang pertandingan.
"Dari segi lawan, kita bisa melihat mereka tidak bisa mendapatkan kesempatan sama sekali untuk mengancam kami. Namun, mereka akhirnya bisa mencetak satu gol saja," ujar Fabio Lefundes.
Evaluasi penyelesaian akhir menjadi fokus utama perbaikan tim jelang laga berikutnya.
"Ya, cukup senang karena kami berhasil menciptakan banyak peluang. Memang finishing yang jadi pertimbangan, tapi ada positifnya, kami sudah melakukan apa yang diinginkan dalam pertandingan ini," kata Fabio Lefundes.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow