Java United Jamu Garudayaksa FC di Laga Perdana Super League 2026
Java United FC menjamu tim promosi Garudayaksa FC pada pertandingan pekan pertama Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9/2026) pukul 15.30 WIB. Kedua kesebelasan membidik poin penuh pada laga perdana ini.
Pertandingan ini menjadi debut kandang bagi Java United FC setelah bertransformasi dari Malut United FC dan memindahkan markasnya ke Semarang. Namun, Laskar Kepodang Emas harus mengawali musim dari posisi minus dua poin akibat sanksi pengubahan home base dari I.League.
Sanksi serupa juga menimpa Isenmulang Kalteng FC yang kalah 0-4 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (4/9/2026). Kedua klub dinilai tidak memenuhi kriteria infrastruktur Regulasi Club Licensing karena berpindah stadion setelah proses lisensi selesai.
Untuk menarik minat pendukung di tempat tinggal barunya, manajemen Java United FC memangkas harga tiket tribun barat dari Rp150.000 menjadi Rp15.000. Kebijakan diskon ini membuat tiket tersebut terjual habis pada Kamis (3/9/2026) sore.
Pelatih Java United FC, Fabio Lefundes, menegaskan kesiapan seluruh jajaran pemainnya untuk mengamankan kemenangan pada laga pembuka ini.
"Kami telah siap bertanding. Berbagai persiapan dari mulai mental, fisik, teknik maupun strategis telah dipersiapkan dengan matang menghadapi laga perdana ini," ujar Fabio Lefundes.
Juru taktik asal Brasil itu enggan menganggap remeh kekuatan tim tamu yang mematok target finis di posisi enam besar.
"Kami tidak anggap enteng lawan, terutama pada laga perdana ini," kata Fabio Lefundes.
Manajer Java United, Alan Haviludin, menyebut raihan poin maksimal menjadi target utama untuk menutupi sanksi pengurangan poin kompetisi.
"Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan. Tugas kami sekarang ialah mendapatkan poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di liga dan menutupi pengurangan poin tersebut," kata Alan Haviludin.
Di pihak lawan, pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, menegaskan skuadnya menolak gagasan bahwa status tim promosi membuat mereka kalah kualitas.
"Kami bukan tim underdog, meskipun mendapat tekanan sebagai pendatang baru di Liga Super League ini," ujar Milos Joksic.
Pelatih asal Serbia itu meminta para pemainnya mengabaikan reputasi tim lawan dan berfokus pada strategi permainan di lapangan.
"Saya mendengar sebutan underdog, namun bagi kami keyakinan dan kerja keras adalah kunci utama, bukan sejarah atau reputasi lawan," kata Milos Joksic.
Meski menegaskan kesiapan strategi tim, Milos juga menyampaikan penilaian objektifnya terhadap kekuatan Java United FC.
"Kami tahu bahwa Java United FC adalah salah satu tim yang terbaik di Liga 1 sampai saat ini. Kami juga tahu bahwa tim Java United FC adalah tim yang sudah cukup lama bermain di Liga 1," ujar Milos Joksic.
Guna meredam dominasi tuan rumah, Garudayaksa FC menyiapkan skema taktik khusus untuk mengantisipasi pola permainan Java United FC.
"Kami pastikan bahwa kami datang ke sini untuk berusaha bermain dengan baik. Kami juga tahu bahwa tim kami adalah salah satu tim yang underdog. Tapi, akan terus berupaya lewat taktikal yang akan kami terapkan," kata Milos Joksic.
Juru taktik berusia 58 tahun itu mengaku telah menganalisis susunan pemain serta formasi lawan secara mendalam.
"Kami tahu bahwa Java United FC bermain dengan formasi 3-1-6. Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk bisa memperoleh hasil maksimal di pertandingan nanti," ujar Milos Joksic.
Dari lini pertahanan, bek Garudayaksa FC, Wahyu Prasetyo, menyatakan kesiapan seluruh pemain untuk menjalankan strategi instruksi pelatih.
"Saya mewakili pemain, untuk persiapan melawan Java United FC tentu pemain sudah siap dan melakukan semua instruksi yang diberikan oleh coach. Semoga bisa mendapatkan tiga poin di kandang lawan," kata Wahyu Prasetyo.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, membeberkan alasan penjatuhan sanksi pengurangan poin bagi tim yang mengubah lokasi markas.
"Perubahan home base atau stadion setelah proses Club Licensing Cycle 2025/26 selesai menyebabkan terdapat kriteria infrastruktur yang tidak terpenuhi. Sesuai dengan Regulasi Club Licensing, kondisi tersebut memiliki konsekuensi berupa pengurangan dua poin," ujar Asep Saputra.
Ia menambahkan penegakan sanksi ini dilakukan guna memastikan kesetaraan dan kepatuhan seluruh klub terhadap aturan yang berlaku.
"Setiap klub memiliki kewajiban untuk memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan dalam Regulasi Club Licensing. Penerapan sanksi ini merupakan bagian dari proses penegakan regulasi dan komitmen untuk menjaga standar serta integritas kompetisi," kata Asep Saputra.
Setelah melakoni laga tandang di Semarang, Garudayaksa FC dijadwalkan menjamu Persik Kediri di Stadion Pakansari pada Jumat (13/9/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow