FIFA Wajibkan Jeda Hidrasi di Seluruh Laga Piala Dunia 2026
FIFA memberlakukan aturan wajib jeda hidrasi selama tiga menit di setiap babak pada seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada untuk menjaga keselamatan pemain dari risiko cuaca panas ekstrem.
Kebijakan universal ini mewajibkan pertandingan berhenti pada menit ke-22 dan ke-67 tanpa memedulikan kondisi suhu udara setempat, berbeda dari turnamen sebelumnya yang hanya menerapkan jeda pendinginan saat cuaca ekstrem melampaui ambang batas tertentu.
Chief Tournament Officer Piala Dunia 2026 untuk AS, Manolo Zubiria menjelaskan mekanisme penerapan aturan baru tersebut yang akan berlaku konsisten di semua arena pertandingan.
"Untuk setiap pertandingan, di mana pun pertandingan dimainkan, terlepas dari apakah ada atap atau suhu, akan ada hydration break selama tiga menit. Jeda akan berlangsung tiga menit dari peluit pertama hingga peluit terakhir di kedua babak," ujar Manolo Zubiria, Kepala Petugas Turnamen AS untuk Piala Dunia FIFA 2026.
Langkah ini didukung oleh penelitian ilmiah dalam jurnal Sports Medicine akhir 2025 yang menunjukkan bahwa suhu inti tubuh pemain bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celcius saat bertanding di cuaca panas, sehingga jeda tiga menit efektif menahan lonjakan suhu tubuh tersebut.
Namun, kebijakan ini memicu gelombang protes dari suporter dan pengamat karena dianggap merusak ritme permainan serta dimanfaatkan oleh stasiun televisi untuk menayangkan iklan di tengah laga langsung.
Kritik tajam disampaikan oleh komentator olahraga Joe Pompliano saat mengamati jalannya pertandingan di Los Angeles Stadium melalui media sosial X miliknya.
"Mereka bahkan tidak menyembunyikan tujuan jeda hidrasi ini. Suhu 75 derajat (Fahrenheit) di bawah atap di SoFi (Los Angeles Stadium), penyiar mengatakan 'itu akhir kuarter pertama,' dan kemudian langsung ke iklan. Berakhir sudah pertandingan," tulis Joe Pompliano, komentator olahraga.
Para pemain di lapangan juga mengeluhkan terputusnya momentum serangan secara paksa akibat aturan ini, walau di sisi lain para pelatih mendapat kesempatan merombak strategi taktis di tengah babak.
Kapten Tim Nasional Belanda, Virgil van Dijk turut menyuarakan ketidaknyamanannya mengenai dampak aturan baru ini terhadap pengalaman para penonton layar kaca.
"Saya pikir bagi penonton netral di tv, itu juga tidak bagus. Kalau cuacanya sangat panas, tentu saja akan bagus untuk menayangkannya. Tetapi saya pikir Anda harus melihatnya per pertandingan, secara berbeda-beda, menurut pendapat saya," kata Virgil van Dijk, Kapten Timnas Belanda.
Komentator BBC sekaligus mantan pemain Manchester City, Micah Richards menilai intervensi pelatih saat jeda memberikan dampak yang signifikan pada jalannya laga.
"Kalau jedanya tiga menit dan pelatih tidak diizinkan berbicara dengan timnya, itu baru beda, tetapi Anda lihat para pemain langsung menghampiri pelatih dan (dia) memberi mereka informasi, memberi mereka semua taktik yang dibutuhkan. Ini seperti pengubah permainan (game changer)," tutur Micah Richards, komentator BBC.
Sementara itu, sekelompok ilmuwan internasional menilai durasi tiga menit dari FIFA masih kurang dan mendesak perpanjangan jeda menjadi minimal lima hingga enam menit karena risiko panas ekstrem di 14 stadion penyelenggara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow