JICAF 2026 Siap Digelar di Agora Mall Jakarta Pusat
Ajang pameran seni Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 dipastikan kembali hadir untuk edisi keempat pada 17 September hingga 4 Oktober 2026 di Agora Mall, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Dilansir dari Detikcom, gelaran tahun ini menempati lokasi tiga kali lebih besar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Eksistensi gelaran ini telah berlangsung sejak tiga tahun lalu dan terus mengalami perkembangan peran dalam industri kreatif nasional. Penyelenggara mencatat ada sekitar 700 seniman yang mendaftar pada tahun ini, sebelum akhirnya disaring melalui proses kurasi ketat.
"JICAF sudah dimulai sejak tahun 2023. Tadinya teman-teman ilustrator bisa memamerkan karya saja, as we go, sekarang sudah kelihatan menjadi ekosistem di industri kreatif. JICAF gak cuma jadi tempat eksibisi, tapi sekarang kami melebarkan misi dan fungsinya sebagai kreatif infrastruktur," kata Co-Founder and Fair Director JICAF, Sunny Gho saat jumpa pers di ARTOTEL Hub, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026).
Proses seleksi dilakukan oleh 10 tim juri dari Board of Curator yang menilai aspek subjektivitas serta arah tren industri dari para peserta. Penilaian tersebut menghasilkan 300 seniman yang lolos tahap kedua, hingga disaring kembali menjadi 100 seniman pilihan.
"Di tiap bidang dari kurator yang menilai, yang kami cari adalah subyektivitasnya. Secara umum, nilainya tinggi dari semuanya. Kami coba men-capture, ini yang disukai, mau tren-nya ada di sini. Jadi seniman yang berpameran di sini, tren-nya berasal dari POV kuratornya," ujar Sunny Gho.
Secara keseluruhan, sebanyak 130 seniman dipastikan berpartisipasi dalam pameran JICAF 2026. Penyelenggara membagi para peserta ke dalam dua kategori utama, yakni kategori profesional serta emerging artist yang terwadahi melalui program SPARKS.
"SPARKS ini dibuat sebagai peluang bagi seniman yang baru mulai langsung ikut JICAF tanpa ada portofolio," kata Sunny Gho.
Inisiatif tersebut menegaskan posisi JICAF sebagai platform tengah yang menghubungkan antara pasar seni jalanan dengan ajang pameran berskala besar. Target pengunjung gelaran ini secara konsisten menyasar kelompok pekerja muda dari generasi Z.
"Posisi kami di tengah. Di bawahnya ada art market, bazar, dan sejenisnya. Di atasnya ada art fair seperti Art Jakarta maupun Art Moment Jakarta.
Di tengah-tengah ini, art market kami menjual karya original bersama perintilannya. Usianya pun sudah konsisten menyasar Gen Z usia 27-40 tahun, yang sudah bekerja dan punya penghasilan," ujar Sunny Gho.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow