JICAF 2026 Gelar Program Sparks untuk Seniman Pendatang Baru

Smallest Font
Largest Font

Ajang Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 siap diselenggarakan selama tiga pekan mulai 17 September 2026 di Agora Mall Lifestyle, Thamrin, Jakarta Pusat. Pameran tahun ini menghadirkan inovasi baru melalui program Sparks yang ditujukan bagi seniman pendatang baru, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Perbedaan konsep ini disampaikan langsung oleh Co-Founder dan Fair Director JICAF, Sunny Gho, dalam konferensi pers yang berlangsung di ARTOTEL Hub, Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (10/9/2026).

Pihak penyelenggara memutuskan untuk memisahkan kategori peserta demi memberikan wadah yang lebih inklusif bagi para kreator muda.

"Tahun lalu tuh semuanya digabung, seniman profesional dan pendatang baru sama saja," ungkap Sunny Gho usai jumpa pers di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026).

Kategori profesional mensyaratkan pengalaman kerja minimal tiga tahun di industri kreatif dengan rekam jejak klien yang jelas. Sebaliknya, kategori Sparks memberikan ruang terbuka bagi siapa saja yang baru memulai karier seni mereka.

"Di bagian ini, ada 60 seniman. Nah, kami punay Sparks yang baru di tahun ini. Kita gak melihat seberapa hebat kamu berkarya ya, tapi gimana kita kasih kesempatan yang baru mulai langsung ikut JICAF tanpa ada portofolio apapun," tegas Sunny Gho.

Proses seleksi untuk kategori baru ini menitikberatkan pada keunikan karakter dan daya tarik karya, ketimbang teknis anatomi seni formal.

"Buat yang Sparks, cuma ditanya apakah voice kamu unik, karyanya menarik. Gak dinilai anatominya kurang atau bener gak. Para juri gak menilai itu. Kami make sure mau kasih kesempatan itu buat di JICAF, biar ada panggung dan bisa berkembang juga," sambung Sunny Gho.

JICAF 2026 membentuk jajaran Board of Curators dari lintas industri kreatif untuk mengurasi para peserta. Nama-nama seperti Marchella FP, Hadi Ismanto, Ykha Amelz, Andrey Noelfry, Irvine Priscillia, Nicola Schwartz, serta Adjis Doaibu turut menjadi bagian dari tim kurator tersebut.

Musisi dan kreator Sherina Munaf juga bergabung sebagai kurator khusus kategori Sparks untuk menilai potensi talenta baru. Sementara itu, pendiri LeBoYe Graphic Design Studio Hermawan Tanzil serta sutradara Dimas Djayadiningrat bertindak sebagai kurator untuk kategori profesional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed