JKN bantu single parent Diana atasi krisis kesehatan dan rawat anak ADHD
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membantu Diana Sylvia, ibu tunggal berusia 53 tahun, mengatasi berbagai masalah kesehatan tanpa beban biaya. Diana merasakan manfaat program ini saat menjalani perawatan gigi, serangan sesak napas, fisioterapi untuk Hernia Nukleus Pulposus (HNP), serta terapi rutin untuk anaknya yang mengidap Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).
Diana menceritakan pengalamannya saat gigi kirinya pecah karena hal sepele. Ia membersihkan pecahan gigi tersebut, merendamnya dalam alkohol, dan menuliskan ‘kalah karo tahu’ sebagai pengingat untuk menjaga kesehatan.
"Penyebabnya bukan karena makanan yang keras, tetapi hanya karena tahu. Jadi pecahannya saya bersihkan dan saya rendam alkohol, dan saya vigura dengan tulisan ‘kalah karo tahu’ agar bisa jadi pengingat buat saya dan siapa pun untuk menjaga kesehatan," ujar Diana.
Sebagai single parent, Diana mengaku JKN menjadi penopang utama keluarganya. Saat sedang berbelanja di pasar, ia tiba-tiba mengalami sesak napas dan nyeri dada sebelah kiri. Kondisi ini mengharuskan dirinya dilarikan ke Puskesmas.
"Saat itu tanpa ada tanda apa pun, tiba-tiba sesak napas dan nyeri di dada sebelah kiri. Lalu oleh keluarga dilarikan ke Puskesmas," cerita Diana.
Masalah kesehatan berlanjut dengan timbulnya sakit saraf atau HNP, yang mengharuskan Diana rutin menjalani fisioterapi. Ia mengingat kejadian tersebut dimulai setelah mengangkat galon air.
"Saya ingat kejadian itu setelah saya angkat galon. Awalnya tidak merasakan apa-apa, tetapi beberapa hari kemudian baru kerasa. Ya kan single parent jadi harus bisa mengatasi semua persoalan sendiri," kata Diana.
JKN juga mendukung perawatan anak bungsunya yang berusia delapan tahun dan mengidap ADHD. Berkat program ini, seluruh rangkaian perawatan, konsultasi dokter spesialis, dan terapi berkala berjalan lancar tanpa hambatan biaya.
"Semua gratis. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah dengan adanya Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan ini, karena bisa mengatasi persoalan keluarga saya terutama dalam hal kesehatan," ujar Diana dengan mata berkaca-kaca.
Diana berpesan agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan jaminan kesehatan yang tersedia sembari berusaha menjaga kebugaran tubuh secara mandiri.
"Saya melakukan testimoni ini jujur dengan apa yang saya alami dan saya rasakan. Bagi yang apriori, saya tidak peduli karena saya merasakan apa yang diberikan BPJS Kesehatan kepada saya," pungkas Diana.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow