Jose Mourinho Bela Vinicius Junior Usai Laga Real Madrid Lengkap

Smallest Font
Largest Font

Manajer Real Madrid Jose Mourinho memberikan pembelaan terbuka kepada winger Vinicius Junior yang dinilainya menjadi korban perundungan atau bullying saat mengalahkan Espanyol 2-1 di RCDE Stadium pada Minggu (23-8-2026) dini hari WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.

Kemenangan Los Blancos ditentukan lewat gol menit akhir Carlos Espi, setelah sebelumnya sundulan Jude Bellingham pada menit kesembilan sempat disamakan oleh pemain Espanyol Alex Calatrava sebelum jeda antarbabak.

Sepanjang laga, Vinicius terlibat tensi tinggi dengan pemain lawan dan penonton, termasuk insiden pelanggaran awal dari Calatrava yang luput dari sanksi hingga berujung kartu kuning bagi pemain asal Brasil tersebut akibat perselisihan.

Mourinho menilai perlakuan yang diterima pemain berusia 26 tahun tersebut di lapangan sudah melewati batas wajar meski sang pemain disadarinya tidak sepenuhnya sempurna.

"Vini bukan orang suci, tetapi apa yang dilakukan orang-orang kepadanya sudah keterlaluan," ujar Mourinho dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Pelatih asal Portugal itu melihat ada pola pelanggaran secara bergantian yang disengaja oleh para pemain lawan untuk mengincar posisi sayap timnya sejak awal pertandingan.

"Ini dimulai sejak menit pertama. Ada polanya, satu lawan setelah yang lain. 'Saya melanggarnya, lalu kamu yang melanggarnya, kalau saya mendapat kartu kuning, kamu yang melakukannya...'" kata Mourinho.

Situasi penuh tekanan tersebut diakui memicu rasa frustrasi, sehingga pelatih mengingatkan pentingnya menjaga kontrol emosi agar terhindar dari hukuman kartu yang merugikan tim.

"Ini membuatnya frustrasi. Dia harus memiliki kontrol emosi yang sangat baik. Saya mengatakan kepada Vini bahwa bahkan jika dia mencetak gol, berhati-hatilah saat merayakannya agar tetap berada di lapangan.

Ini sulit. Kita hidup di era sosial yang menentang bullying, tetapi terhadap Vini ada bullying," tutur Mourinho.

Selain membahas Vinicius, Mourinho turut memberikan apresiasi terhadap performa Jude Bellingham yang tampil sejak awal laga meski baru kembali berlatih pekan lalu selepas membela Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

"Ketika kita berbicara tentang pemain terbaik di dunia, Madrid memiliki banyak pemain, dan ketiga pemain ini, Bellingham, Vinicius, dan Kylian Mbappe, memberikan dampak besar di Piala Dunia," ujar Mourinho.

Kondisi fisik serta mental gelandang berusia 23 tahun tersebut dipuji mampu menjawab keraguan staf pelatih sebelum pertandingan dimulai.

"Saya sempat ragu apakah harus memainkannya sejak awal atau memasukkannya sebagai pemain pengganti. Saya tidak tahu apakah keputusan memainkan dia sejak awal sudah tepat, tetapi secara fisik dan mental dia sangat kuat," imbuhnya.

Ia juga menegaskan penetapan posisi bermain Bellingham di area yang lebih dekat dengan jantung pertahanan lawan merupakan skema paling ideal untuk memaksimalkan potensi gol.

"Bagi saya, ini adalah posisinya. Dengan koneksinya bersama para penyerang, dia bisa mencetak gol. Dia harus bermain dekat dengan gawang.

Ketika bermain sebagai nomor 6 atau nomor 8, kami kehilangan kedekatannya dengan gawang. Saya menyukai Jude yang seperti ini," kata Mourinho.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed