Kadin Indonesia Gaet Suissenegoce Tingkatkan SDM Perdagangan Komoditas
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi menjalin kerja sama pendidikan dan pelatihan dengan asosiasi perdagangan komoditas Swiss, Suissenegoce, di Jenewa, Swiss, Kamis (20/8). Langkah ini diambil guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha nasional dalam pasar perdagangan komoditas global, seperti dilansir dari Detik Finance.
Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie bersama Sekretaris Jenderal Suissenegoce Florence Schurch. Acara ini turut disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Swiss Ngurah Swajaya serta Ketua Komite Bilateral KADIN Indonesia-Swiss Francis Wanandi.
Pihak KBRI Bern mengapresiasi penandatanganan kemitraan strategis ini sebagai momentum penting bagi kedua negara.
"KBRI Bern telah lama menjajaki upaya kemitraan Suissenegoce dengan KADIN Indonesia dan penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah awal dan konkrit yang dimulai bertepatan dengan perayaan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Swiss," ujar Ngurah, dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (22/8/2026).
Melalui kemitraan ini, Indonesia berambisi memperluas perannya di tingkat internasional agar tidak hanya berfokus pada sektor produksi.
"Pengembangan SDM mengenai perdagangan komoditas global merupakan langkah konkrit agar Indonesia tidak hanya menjadi negara produsen tapi juga bisa menjadi pemain yang berpengaruh di pasar perdagangan komoditas dunia," ujar Anindya.
Penguatan kapasitas serta perluasan jejaring bisnis bagi para pengusaha nasional menjadi target utama dari kolaborasi bersama Suissenegoce tersebut. Kadin mendorong para anggotanya untuk membangun ekosistem pendukung perdagangan komoditas di dalam negeri.
Implementasi kerja sama ini diwujudkan melalui program pendidikan dan pelatihan bersertifikasi Suissenegoce mengenai global commodities trading. Kursus intensif ini dirancang untuk memperdalam pemahaman para pelaku usaha domestik terkait dinamika pasar global.
Program pelatihan terstruktur tersebut dijadwalkan berlangsung secara berkala dengan melibatkan sektor swasta maupun BUMN.
"Program pendidikan bersertifikasi tersebut akan berlangsung selama lima minggu dan digelar secara reguler di Jakarta," ujar Ketua Komite Bilateral KADIN Indonesia-Swiss Francis Wanandi.
Suissenegoce merupakan wadah bagi sekitar 215 perusahaan perdagangan komoditas dunia yang berbasis di Swiss. Asosiasi ini menaungi tiga sektor utama, yaitu pertanian (sereal, kopi, kelapa sawit, kakao, kapas), mineral dan logam (besi dan nonbesi), serta energi (bahan bakar fosil, energi terbarukan, dan transisi).
Swiss telah berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan komoditas dunia sejak era 1950-an. Meski miskin sumber daya alam, negara tersebut bertindak sebagai pihak ketiga yang membeli komoditas dari negara produsen untuk dijual kembali ke pasar internasional, didukung oleh fleksibilitas sistem perbankan dan perpajakan mereka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow