Kebakaran Hebat Melahap Puluhan Rumah Adat di Kampung Adat Sade

Smallest Font
Largest Font

Kebakaran hebat menghanguskan puluhan rumah adat di kawasan wisata Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 22.05 WITA.

Insiden tersebut merusak permukiman suku Sasak yang dikenal sebagai penjaga tradisi. Api diduga berasal dari korsleting listrik salah satu rumah warga dan cepat membesar akibat material bangunan yang terbuat dari atap ilalang serta dinding anyaman.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom, sebanyak 75 unit rumah warga dan 69 toko seni hangus terbakar dalam peristiwa ini. Kebakaran tersebut juga melahap fasilitas publik desa seperti balai desa, gerbang adat, serta satu unit lumbung tradisional.

Dusun Sade merupakan permukiman seluas 5,5 hektar yang dihuni sekitar 700 jiwa suku Sasak. Kawasan ini menyimpan nilai kebudayaan tinggi, termasuk arsitektur tujuh jenis rumah tradisional atau bale serta tradisi menenun yang telah dilestarikan secara turun-temurun.

Hingga kini belum ditemukan bukti sejarah fisik berupa naskah tertulis mengenai peninggalan masa lalu kawasan tersebut, sehingga asal-usul tempat ini hanya diturunkan melalui penuturan lisan.

"Husade itu hal-hal yang berkaitan dengan ketenangan jiwa, batin, rohani, dan lain sebagainya," kata Kepala Dusun Sade, Kurdap Selake.

Wilayah Dusun Sade pertama kali dihuni oleh Hameratu Masangaji pada tahun 1907 sebagai lokasi meditasi untuk memperoleh kedamaian rohani. Tempat tersebut kemudian berkembang dan resmi ditetapkan sebagai desa wisata berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 2 Tahun 1989.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed