Kebakaran Hutan Memperburuk Kualitas Udara di Berbagai Wilayah Indonesia
Lonjakan tingkat pencemaran udara hingga kategori berbahaya melanda sejumlah kawasan Indonesia akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu (26/8/2026) malam, seperti dilaporkan oleh Detik Health.
Hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pukul 21.00 WIB menunjukkan tiga lokasi mencatat angka kualitas udara terburuk. Stasiun Palangkaraya Jekan Raya berada di level tertinggi dengan skor 694, disusul Kabupaten Tebo sebesar 339, serta Pontianak Tenggara yang menyentuh angka 331.
Peningkatan konsentrasi polutan udara berukuran mikroskopis PM2,5 menjadi ancaman serius bagi kesehatan publik karena daya sebarnya yang luas tanpa batas wilayah.
Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI dr Then Suyanti memaparkan bahwa paparan partikel berbahaya tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan secara mendadak bagi warga terdampak.
"Adanya PM 2,5 yang tinggi, tingkat pajanannya sangat luas karena di mana-mana udara itu tidak ada batasan. Dan kelompok rentan menjadi perhatian kita sama-sama karena gampang terkena penyakit, dan ini perlunya respon cepat kita semua.Dari resiko, jadi resiko ini tidak hanya ditentukan oleh konsentrasi polutan, tapi juga durasi, aktivitas, kemudian kerentanan daripada individu," jelas dr Then Suyanti, Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI saat konferensi pers, Rabu (26/8/2026).
Dampak bencana karhutla ini juga memengaruhi berbagai wilayah lain dengan tingkat pencemaran yang bervariasi dari sedang hingga sangat tidak sehat.
| Lokasi Stasiun Pemantau | Nilai ISPU |
|---|---|
| KLH/BPLH Palangkaraya Jekan Raya, Palangka Raya | 694 |
| KLH/BPLH Kabupaten Tebo, Jambi | 339 |
| KLH/BPLH Pontianak Tenggara, Pontianak | 331 |
| KLH/BPLH Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah | 245 |
| KLH/BPLH Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah | 234 |
| KLH/BPLH Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan | 228 |
| KLH/BPLH Kabupaten Pali, Sumatera Selatan | 207 |
| KLH/BPLH Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah | 203 |
| KLH/BPLH Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah | 199 |
| KLH/BPLH Kabupaten Pelalawan, Riau | 190 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow