Tingkat Kelulusan Tes Kebugaran Wasit PSSI Meningkat Pesat
Tingkat kelulusan tes kebugaran wasit berlisensi C1 dan C2 yang bertugas di Liga 3, Liga 4, Elite Pro Academy, hingga Soeratin Cup musim 2026/2027 mengalami peningkatan pesat. Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa mengumumkan perkembangan positif tersebut dalam acara Refereeing Workshop for Media di Jakarta pada Kamis (3/9/2026).
Hasil tes kebugaran wasit yang bertugas di Liga 3 atau Nusantara ke bawah pada musim 2026/2027 mencatatkan angka kelulusan 91,2 persen, melonjak 22,7 poin persentase dari musim sebelumnya yang berada di angka 68,5 persen. Sementara itu, tingkat kelulusan untuk asisten wasit melesat dari 74,3 persen menjadi 97,8 persen.
"Wasit C1 dan C2 yang bertugas di kelompok umur dan liga bawah, tingkat kelulusan mereka meningkat pesat. Itu adalah sinyal positif yang sangat baik untuk masa depan," kata Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa.
PSSI menerapkan standar pengujian ketat yang mencakup lari 75 meter dalam batas waktu 15 detik yang diselingi jalan 25 meter selama 18 detik sebanyak 40 perulangan. Wasit juga diuji melalui sprint 40 meter sebanyak enam kali dengan waktu maksimal 6,0 detik, serta tes kelincahan berupa perubahan arah 10 meter ke samping yang dilanjutkan dengan sprint.
"Tes wasit itu tidak mudah," kata Ogawa.
Pengujian ketat ini merupakan prasyarat mutlak sebelum Komite Wasit PSSI memberikan penugasan resmi di lapangan pertandingan.
"Tanpa kebugaran yang prima, mereka tidak akan kami tugaskan," katanya.
Pengawasan fisik dan edukasi nutrisi kini diwajibkan bagi para wasit agar dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan pergerakan di lapangan. Penyesuaian pola hidup sehat ini ditujukan agar para pengadil pertandingan mampu mengimbangi ketahanan fisik atlet profesional.
"Mereka harus menjadi atlet, karena rata-rata dalam satu pertandingan 90 menit, mereka bergerak sejauh 11 hingga 12 kilometer," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow