Kemensos Laporkan 132 Ribu KPM Naik Kelas di Triwulan III 2026
Kementerian Sosial melaporkan sebanyak 132.272 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial berhasil naik kelas dari status kemiskinan pada triwulan ketiga tahun 2026, terdiri dari penerima BPNT/Sembako dan PKH.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa sebanyak 81.000 KPM penerima BPNT dan 51.272 KPM penerima PKH telah mandiri secara ekonomi, berdasarkan data pemutakhiran berkala dari Badan Pusat Statistik yang dievaluasi bersama Kemensos.
Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa selain KPM yang naik kelas, ada juga 1.665 KPM BPNT yang mengundurkan diri secara sukarela dan 1.641.090 KPM yang dialihkan karena desil ekonomi naik atau tidak memenuhi kriteria penerima manfaat.
Menurut Mensos, fenomena graduasi dan pengunduran diri merupakan indikator perbaikan pendataan penerima manfaat yang menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, yang diharapkan mendukung pengentasan kemiskinan berkelanjutan.
Penyaluran bansos triwulan ketiga terus berlangsung dengan lebih dari 7 juta KPM menerima bantuan PKH dan lebih dari 12 juta KPM menerima bantuan pangan non-tunai hingga awal Agustus 2026, menyasar target 18 juta keluarga penerima manfaat.
Dalam proses pencairan, Kemensos mengacu pada data pemutakhiran dari BPS setiap tanggal 10 bulan penyaluran, yang disaring untuk memastikan ketepatan sasaran dengan memperhatikan dinamika sosial ekonomi seperti perubahan status ekonomi hingga perpindahan tempat tinggal penerima bansos.
"Data itu selalu dinamis, ada exclusion error, inclusion error, ada yang meninggal, lahir, pindah tempat, naik kelas, turun kelas, juga menikah," ujar Saifullah Yusuf menjelaskan dinamika data penerima manfaat bansos.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow