Cara Cek Bansos KTP Online 2026, Ini Link Resmi dan Langkah-langkahnya
Kementerian Sosial merilis jadwal pencairan bantuan sosial tahap ketiga periode Juli hingga September 2026 yang disalurkan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia. Penyaluran bantuan pangan dan tunai ini ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat yang terdaftar dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.
Program yang disalurkan pada periode ini mencakup Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non-Tunai senilai Rp600.000 untuk tiga bulan, bantuan beras 10 kilogram, serta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional.
Pembaruan Kriteria Desil Penerima Bansos 2026
Pemerintah memperbarui kriteria penetapan penerima Bantuan Pangan Non-Tunai pada 2026 dengan menyempitkan cakupan sasaran. Jika sebelumnya mencakup Desil 1 hingga 5, kini bantuan difokuskan hanya untuk kelompok Desil 1 sampai 4 agar sejalan dengan kriteria Program Keluarga Harapan.
Pengelompokan kondisi ekonomi ini disusun oleh Badan Pusat Statistik berdasarkan 39 variabel sosial ekonomi dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.
| Kelompok Desil | Keterangan Kondisi Ekonomi |
|---|---|
| Desil 1 | Masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah (miskin ekstrem) |
| Desil 2 – 4 | Kelompok masyarakat rentan yang menjadi fokus utama penerima bansos |
| Desil 6 – 10 | Lapisan masyarakat kelas menengah hingga ekonomi atas |
Status desil yang tercatat dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional tersebut juga akan menjadi acuan pemerintah dalam menerapkan kebijakan pembatasan akses BBM bersubsidi jenis Pertalite mendatang.
Tata Cara Cek Bansos KTP Secara Mandiri
Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan bantuan sosial secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan yang tercantum pada KTP. Pengecekan dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi Kemensos di alamat cekbansos.kemensos.go.id atau lewat aplikasi Cek Bansos.
Proses pengecekan dilakukan dengan memasukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan dan kode verifikasi captcha pada layar. Apabila sistem menampilkan keterangan 'YA' pada kolom BPNT, maka pemilik identitas terkonfirmasi sebagai penerima manfaat.
Masyarakat yang mengalami kendala saat melakukan pengecekan daring dapat mengunjungi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat secara langsung dengan membawa KTP asli untuk verifikasi data petugas.
Tindakan Pemblokiran Penerima Terindikasi Judi Online
Kementerian Sosial mengambil langkah tegas dengan memblokir ribuan Keluarga Penerima Manfaat di sejumlah daerah dari daftar penerima bantuan. Langkah pemblokiran ini diterapkan setelah sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional mendeteksi adanya indikasi keterlibatan calon penerima dalam aktivitas judi online.
Sanksi pemblokiran tersebut diberlakukan untuk memastikan dana bantuan sosial negara digunakan sesuai peruntukannya, yaitu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga. Masyarakat diminta aktif memantau kesesuaian data kesejahteraan diri dan mengajukan perbaikan melalui jalur resmi Kemensos jika ditemukan ketidaksesuaian data di lapangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow