Kerugian Hanania Travel Tembus Rp35,3 Miliar Saat Selebritis Tunda Saksi

Smallest Font
Largest Font

Jumlah korban penipuan perjalanan umrah Hanania Travel melonjak hingga 1.286 orang dengan kerugian Rp35,3 miliar menyusul pelaporan gelombang ketiga di Polda Metro Jaya pada Rabu, 17 Juni 2026, bersamaan dengan penundaan jadwal pemeriksaan dua saksi figur publik.

Gelombang ketiga pelaporan tersebut membawa 620 korban baru yang mendatangi kepolisian melalui tim kuasa hukum. Berdasarkan laporan suaramerdeka.com, korban tidak hanya dari peserta umrah yang gagal berangkat pada bulan Syawal, tetapi juga mencakup jemaah haji plus yang belum mendapatkan nomor porsi resmi meski telah membayar biaya di luar ketentuan.

Penyidik menyita dokumen perjalanan, ratusan visa, serta paspor jemaah karena menduga sebagian dana digunakan untuk kepentingan luar ibadah. Bersamaan dengan penyidikan alur dana, pihak kepolisian mengonfirmasi penundaan klarifikasi dari pembuat konten Karin Novilda alias Awkarin dan vokalis Guyon Waton, Faisal Bagus Ibrahim, yang sedianya diperiksa pada Senin, 15 Juni 2026.

"Adapun Karin Novilda (KN), yang semula dijadwalkan pada hari Senin tanggal 15 Juni 2026, mengajukan penundaan pemeriksaan menjadi hari Senin tanggal 29 Juni 2026," kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo saat dihubungi, Kamis (18/6/2026).

Pihak kepolisian menjadwalkan ulang pemanggilan tersebut demi mendapatkan keterangan lanjutan. Selain Awkarin, penyesuaian jadwal penyerahan keterangan saksi juga berlaku untuk vokalis grup musik Guyon Waton.

"Yang semula dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 15 Juni 2026 menunda pemeriksaan hingga akhir bulan, dengan tanggal yang masih belum ditentukan," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah figur publik seperti Keanu Angelo, Praz Teguh, Paula Verhoeven, Dara Arafah, hingga pasangan Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar telah dipanggil oleh kepolisian. Kasus ini telah menetapkan pemilik Hanania Travel berinisial ASF sebagai tersangka sejak 29 Mei 2026 dengan jeratan pasal penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed