Umat Islam Dianjurkan Tingkatkan Amal Saleh Selama Bulan Dzulhijjah
Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan hari-hari pada bulan Dzulhijjah dengan berbagai ritual ibadah dan amal saleh karena memiliki keagungan yang luar biasa. Anjuran peningkatan ibadah di salah satu bulan suci ini didasarkan pada jaminan pahala melimpah yang menyerupai bulan Ramadhan.
Pelipatgandaan pahala pada bulan Dzulhijjah tersebut merujuk pada penjelasan dalam situs resmi mui.or.id yang mengutip hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim. Berdasarkan keterangan tersebut, terdapat dua bulan hari raya yang pahala amalnya tidak akan berkurang di sisi Allah SWT, yaitu bulan Ramadhan dan bulan Dzulhijjah.
Umat Muslim dapat mengamalkan ibadah puasa sunah pada awal bulan, tepatnya dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Rangkaian tersebut meliputi puasa Dzulhijjah pada tanggal 1 sampai 7, puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, dan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah yang dapat menghapuskan dosa.
Keutamaan beramal saleh pada sepuluh hari pertama ini dinilai sangat besar berdasarkan hadis dari Ibnu Abbas RA. Pahala ibadah pada waktu tersebut disebut lebih utama daripada jihad fi sabilillah, kecuali bagi pejuang yang mengorbankan seluruh jiwa serta hartanya di medan perang hingga mati syahid.
Masyarakat Muslim yang memiliki kelapangan finansial juga disyariatkan untuk melaksanakan ibadah penyembelihan hewan qurban. Hukum ibadah ini adalah sunnah muakkadah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah saat Hari Raya Idul Adha serta tiga hari tasyrik berikutnya.
Ibadah qurban menjadi refleksi historis ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang ditegaskan dalam Surah Al-Kautsar ayat 2 dan Surah Al-Hajj ayat 34. Rasulullah SAW memberikan peringatan keras bagi umat yang mampu secara material tetapi enggan berqurban melalui hadis riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah RA.
Puncak seluruh rangkaian kemuliaan bulan Dzulhijjah ditandai dengan pelaksanaan ibadah haji ke tanah suci Makkah sebagai rukun Islam kelima. Perintah manasik haji bagi yang mampu secara fisik, mental, dan finansial ini termaktub dalam firman Allah SWT melalui Surah Al-Hajj ayat 27.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow