Tokoh Agama Imbau Umat Islam Optimalkan Ibadah Awal Dzulhijjah 1447 H

Smallest Font
Largest Font

Sejumlah pemuka agama mengimbau umat Islam di Indonesia untuk mengoptimalkan berbagai ibadah menjelang 10 hari pertama bulan Dzulhijjah 1447 H yang diperkirakan jatuh pada Senin, 15 Mei 2026. Seruan tersebut disampaikan melalui kajian subuh di Makassar dan naskah khutbah Jumat guna menyambut momentum bulan mulia.

Berdasarkan data hisab imkan rukyat MABIMS yang dilansir iNews.id, hari raya Idul Adha diprediksi jatuh pada 27 Mei 2026. Meski demikian, kepastian awal bulan ke-12 dalam kalender Hijriah tersebut tetap harus menunggu hasil resmi Sidang Isbat yang digelar pemerintah.

Rektor IAI STIBA Makassar, Dr. H. Akhmad Hanafi Dain Yunta, dalam ceramahnya di Masjid Fahrunnisaa menekankan bahwa kesempatan hidup harus digunakan sebaik mungkin untuk meraih keberkahan Allah SWT.

"Umur umat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak panjang, rata-rata antara 60 sampai 70 tahun. Karena itu, setiap kesempatan yang Allah berikan sangat berharga dan harus dimanfaatkan untuk mencari keberkahan," ujar Akhmad Hanafi.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa nilai amalan saleh pada periode awal Dzulhijjah memiliki derajat yang sangat istimewa di mata Tuhan jika dibandingkan dengan waktu lainnya.

"Amal saleh yang dilakukan pada hari-hari tersebut sangat istimewa di sisi Allah, bahkan lebih utama daripada jihad fi sabilillah," jelas Akhmad Hanafi.

Pernyataan serupa disampaikan Anggota Komisi Fatwa MUI Sulsel, Ustaz Yusri Muhammad Arsyad, melalui siaran RRI Makassar yang mengingatkan masyarakat akan keagungan bulan Dzulhijjah sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an.

"Sekitar seminggu atau 10 hari lagi kita akan bertemu dengan Zulhijah, oleh karena itu kita sebagai umat Islam harus mengerti bagaimana keutamaannya," kata Yusri.

Menurut penuturannya, 10 hari pertama bulan tersebut merupakan saat yang tepat bagi umat muslim untuk mengintensifkan zikir dan permohonan ampunan.

"Awal untuk kita berzikir kepada Allah, Allah memulai pada bulan Zulhijah ini yaitu di awal-awal 10 pertama," tambah Yusri.

Yusri memaparkan bahwa tidak ada ibadah yang dapat menandingi kemuliaan hari-hari tersebut, kecuali bagi individu yang mengorbankan nyawa dan hartanya di jalan Allah.

"Tidak ada hari di mana Allah membebaskan orang dari api neraka kecuali pada hari Arafah," tegas Yusri.

Dalam kesempatan itu, ia juga meluruskan persepsi masyarakat mengenai mitos hari sial untuk menggelar hajatan atau pindah rumah saat memasuki bulan Dzulhijjah.

"Gunakanlah kesempatan kita ini untuk melaksanakan ibadah-ibadah khususnya puasa di 10 awal daripada bulan Zulhijah," pungkas Yusri.

Umat Islam dianjurkan menjalankan puasa sembilan hari pertama, termasuk Puasa Tarwiyah dan Arafah. Keutamaan periode ini juga ditegaskan dalam riwayat Imam Bukhari yang dikutip dari iNews.id.

"Tidaklah ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih Allah cintai dari hari-hari ini (maksudnya sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah)." jelas Rasulullah SAW.

Bahkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam at Tirmidzi, Rasulullah kembali menekankan besarnya nilai kecintaan Allah terhadap amal saleh di awal Dzulhijjah.

"Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai Allah SWT melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah)." sabda Rasulullah SAW.

Nabi Muhammad SAW memberikan jawaban spesifik ketika para sahabat mempertanyakan apakah amal tersebut tetap lebih unggul dibandingkan dengan jihad di jalan Allah.

"Tidak pula jihad di jalan Allah SWT, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun." tutur Rasulullah SAW.

Keutamaan khusus lainnya terdapat pada Puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah karena menjanjikan pengampunan dosa untuk periode dua tahun.

"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang." sabda Rasulullah SAW.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed