Knicks Redam Transition Play Spurs Demi Unggul Dua Kosong
New York Knicks sukses meredam efisiensi serangan balik cepat San Antonio Spurs guna mengamankan keunggulan agregat 2-0 pada babak Final NBA 2026 yang berlangsung di New York. Dilansir dari laporan Synergy tracking di situs nba.com, efisiensi skema transisi Spurs merosot tajam menjadi hanya 0,84 poin per penguasaan bola (PPP) selama dua gim pertama, dari yang sebelumnya mencapai 1,14 PPP pada tiga babak terdahulu. Penurunan performa ini terjadi akibat disiplinnya lini pertahanan Knicks yang dikomandoi oleh Mikal Bridges, OG Anunoby, dan Josh Hart melalui keunggulan jangkauan serta atletisitas mereka.
“They’re a really good transition team,” kata Bridges pada hari Minggu waktu setempat.
Pebasket Knicks tersebut menilai timnya harus segera kembali ke area pertahanan dan menutup ruang gerak lawan. “I still think we got to do a way better job … I don’t think we are up to what we’re supposed to be doing as a team defensively in transition,” ujar Bridges.
Di kubu lawan, kepala pelatih San Antonio Spurs, Mitch Johnson, mengaku belum menemukan penyebab pasti dari penurunan efisiensi transisi yang dialami oleh anak asuhnya. “We’ve had a few turnovers in transition that are not as common throughout the season,” kata Johnson pada hari Minggu.
Menurutnya, tidak ada tema spesifik yang memicu kendala tersebut selain kegagalan pemain dalam mengambil keputusan tepat atau menuntaskan peluang keuntungan yang ada. “Going from looking like we’re probably getting a bucket to giving up a bucket,” tutur Johnson. Ia menambahkan bahwa situasi kehilangan momentum tersebut menjadi perubahan besar yang sangat krusial dalam pertandingan dengan margin kesalahan yang sangat tipis di level ini.
“[Transition] is a huge part of the game for us,” ucap Johnson.
Penegasan tersebut merujuk pada kondisi ketika skuad asuhannya mampu menampilkan performa terbaik mereka di atas lapangan. Meskipun Knicks juga mencatat penurunan efisiensi transisi menjadi 0,85 PPP dari 1,32 PPP, tim asuhan Tom Thibodeau ini mampu menutupi kelemahan lewat efektivitas serangan setengah lapangan melalui 18 tembakan sukses di tujuh detik terakhir waktu penguasaan bola. Sebaliknya, beberapa pilar Spurs seperti Stephon Castle mengalami kesulitan besar pada gim kedua dengan hanya membukukan dua poin dari enam penguasaan transisi akibat kawalan ketat Jalen Brunson dan Josh Hart.
Di sisi lain, Dylan Harper tetap menjadi tumpuan utama serangan cepat Spurs lewat torehan 13 poin dari sembilan posesi transisi di seri ini.
Spurs kini membutuhkan kontribusi kolektif yang lebih besar dari seluruh sisa pemain menjelang pelaksanaan gim ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada Senin malam waktu setempat. Berikut adalah rincian data statistik poin per penguasaan bola dalam skema transisi milik San Antonio Spurs yang dihimpun oleh nba.com:
| Season/round | POSS/G | PTS/G | PPP | Rank |
|---|---|---|---|---|
| Regular season | 24.1 | 27.7 | 1.15 | 13 |
| First 3 rounds | 24.9 | 28.4 | 1.14 | 6 |
| NBA Finals | 28.5 | 24.0 | 0.84 | 2 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow