Pertahanan New York Knicks Redam Produktivitas Gol San Antonio Spurs

Smallest Font
Largest Font

Skuat New York Knicks sukses meredam produktivitas serangan San Antonio Spurs untuk mengamankan keunggulan 2-0 pada babak Final NBA hingga Senin, 8 Juni 2026 waktu setempat.

Dilansir dari theringer.com, tim asuhan Mitch Johnson mengalami penurunan efisiensi serangan yang signifikan dengan mencatatkan rating ofensif hanya sebesar 100,5 poin per 100 penguasaan bola selama babak final.

Padahal, San Antonio Spurs sebelumnya mampu membukukan 117,9 poin per 100 penguasaan bola saat melawan Minnesota Timberwolves di putaran kedua, serta 112,4 poin melawan Oklahoma City Thunder pada final wilayah.

Bintang Spurs, Victor Wembanyama, sejauh ini hanya mencatatkan akurasi tembakan sebesar 40,7 persen dari lapangan, bahkan dirinya tercatat hanya melepaskan empat tembakan pada paruh pertama gim kedua.

Mitch Johnson selaku kepala pelatih San Antonio Spurs langsung memberikan evaluasi tegas terkait minimnya agresivitas sang pemain di atas lapangan pertandingan.

"not acceptable" kata Mitch Johnson, Head Coach San Antonio Spurs.

Strategi bertahan New York Knicks yang dikomandani Karl-Anthony Towns dan OG Anunoby dinilai sukses mengunci transisi cepat yang menjadi andalan utama lini penyerangan tim tamu.

Kondisi tersebut memaksa skuat Spurs melakukan banyak kesalahan sendiri yang berujung pada hilangnya momentum untuk mengejar ketertinggalan angka.

"Sometimes the result cannot be as consistent as you want. What I mean by that is we’ve had a few turnovers in transition that are not as common throughout the season. It really hasn’t been a real clear theme of why that is, other than not making the right play or not finishing those advantages out as we have throughout the season.

It is a huge part of the game for us when we are at our best. We have to take advantage of those." ujar Mitch Johnson, Head Coach San Antonio Spurs.

Penurunan performa juga terlihat dari efektivitas transisi San Antonio Spurs yang merosot tajam menjadi rata-rata 90 poin per 100 skema transisi, berbanding terbalik dari catatan 157 poin saat menghadapi Thunder.

Jalur serangan balik yang kerap terputus akibat kehilangan bola di area pertahanan lawan menjadi bahan evaluasi serius bagi para pemain luar skuat Texas tersebut.

"Going from looking like we’re probably getting a bucket to giving up a bucket. Those are big swings in this game when you start talking about the margin of error at this level." kata Mitch Johnson, Head Coach San Antonio Spurs.

Meskipun demikian, sang pelatih juga menyoroti kurangnya suplai bola matang dari para pemain guard menuju Victor Wembanyama yang kerap berada dalam posisi menguntungkan di area perimeter.

"There are times I think when he was open on rolls or around the paint, and his teammates got to give him the ball" cetus Mitch Johnson, Head Coach San Antonio Spurs.

Di sisi lain, garda San Antonio Spurs De'Aaron Fox mengakui bahwa skuatnya harus segera menemukan formula baru untuk mencetak angka dengan lebih mudah pada pertandingan berikutnya.

"For us, we got to try to find a way to get easy baskets. I’m not sure what our transition points were, but we got to figure out a way to play fast, off of misses, off of makes, get the ball out quick." kata De’Aaron Fox, Pemain San Antonio Spurs.

Berdasarkan data dari sports.yahoo.com, dominasi New York Knicks di bawah ring tidak lepas dari performa impresif Karl-Anthony Towns yang mencetak rata-rata 20 poin dan 13 rebound dalam dua gim awal.

Pebasket berlabel enam kali All-Star tersebut juga tampil sangat efisien dengan akurasi tembakan mencapai 56 persen dari lapangan serta 43 percent dari garis tiga angka.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed