Kolombia Menghadapi Ghana di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Tim nasional Kolombia bersiap menghadapi Ghana dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Arrowhead, Kansas City, Amerika Serikat, pada Jumat, 3 Juli 2026 malam waktu setempat. Laga penentu ini menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk memperebutkan tiket menuju babak 16 besar melawan Swiss.
Kolombia melaju ke babak sistem gugur dengan status sebagai juara Grup K setelah mengoleksi tujuh poin, mengungguli Portugal, Uzbekistan, dan Republik Demokratik Kongo. Skuad asuhan Néstor Lorenzo tampil impresif sepanjang fase grup dengan hanya kebobolan satu gol dari tiga pertandingan yang telah dimainkan.
Sementara itu, Ghana berhasil mengamankan tempat di babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup L dengan raihan empat poin. Di bawah arahan manajer Carlos Queiroz, tim berjuluk The Black Stars tersebut mencatat hasil imbang melawan Inggris dan memetik kemenangan krusial atas Panama sebelum menelan kekalahan tipis dari Kroasia.
Berdasarkan data statistik expected goals (xG) yang dilansir dari si.com, Kolombia memiliki keunggulan ofensif dengan angka xG mencapai 4,3 dibandingkan Ghana yang hanya mencatat 2,1. Kendati demikian, performa lini belakang kedua tim berimbang dengan sama-sama mencatatkan xG kebobolan sebesar 2,5.
Néstor Lorenzo melakukan dua perubahan pada susunan pemain Kolombia dengan memainkan Daniel Muñoz yang menandai penampilannya ke-50 bersama tim nasional serta Johan Mojica di lini belakang. Sektor penyerangan Kolombia kembali mengandalkan kreativitas gelandang veteran James Rodríguez dan kecepatan penyerang sayap Liverpool, Luis Díaz.
Di kubu Ghana, Carlos Queiroz melakukan empat pergantian pemain dengan menurunkan kiper Lawrence Ati-Zigi serta memasukkan Jerome Opoku, Inaki Williams, dan Caleb Yirenkyi sejak awal laga. Ghana juga diprediksi akan bermain defensif mengingat rata-rata penguasaan bola mereka di fase grup hanya mencapai 36,1 persen.
Dilansir dari fourfourtwo.com, pertandingan sengit ini dipimpin oleh wasit elite asal Prancis, Clement Turpin, yang dibantu oleh asisten Nicolas Danos dan Benjamin Pages. Pemenang dari pertandingan ini dijadwalkan akan langsung berhadapan dengan Swiss di babak 16 besar pada 7 Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow