Komisi Etik Unair Periksa Dua Mahasiswa Terkait Video Asusila
Komisi Etik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memeriksa dua mahasiswa yang diduga melakukan tindakan asusila di dalam ruang kelas setelah rekaman video peristiwa tersebut beredar luas di media sosial.
Pihak manajemen universitas mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan sesama mahasiswa Unair dan terjadi di salah satu gedung kuliah yang berada di dalam lingkungan kampus.
Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, memberikan penjelasan resmi mengenai informasi terkait video bermuatan negatif yang melibatkan warga akademika tersebut.
"Universitas telah menerima informasi terkait video yang beredar. Sesama mahasiswa," kata Pulung dilansir detikJatim pada Kamis (18/6/2026).
Pihak kampus menjelaskan bahwa tindakan tidak terpuji tersebut dilakukan oleh kedua pelaku pada pekan sebelum video tersebut menjadi viral di jagat maya.
"Di ruang kelas salah satu gedung kita, Mbak. Sesama mahasiswa, kejadiannya minggu kemarin," ujarnya.
Investigasi internal saat ini difokuskan pada pengumpulan fakta secara menyeluruh, termasuk menelusuri motif di balik perekaman dan penyebaran konten tersebut secara ilegal oleh pihak lain.
“Namun, saat ini permasalahan tersebut sedang dalam pendalaman kami,” katanya saat dikonfirmasi suarasurabaya.net pada Kamis (18/6/2026).
Pihak humas mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak ikut menyebarluaskan tayangan yang melanggar norma kesusilaan tersebut.
“Nah, saat ini kami memang melakukan pendalaman. Dan kami berharap semua pihak menghormati proses pendalaman tersebut dan tidak menyebarluaskan konten,” tambahnya.
Pihak rektorat menegaskan tidak ada sanksi skorsing yang dijatuhkan pekan ini karena kalender akademik Unair sedang memasuki masa tenang perkuliahan.
“Jadi, minggu ini sedang minggu tenang, jadi nggak ada proses skorsing. Tapi memang ada pemeriksaan dari Komisi Etik,” tutupnya kepada suarasurabaya.net.
Sebelumnya, Pulung Siswantara juga menyampaikan kepada jatim.jpnn.com bahwa penanganan kasus melalui jalur etik ini bertujuan untuk menyusun kronologi utuh dari peristiwa tersebut.
“Memang dari pihak universitas membenarkan adanya informasi yang beredar dan saat ini tetap kami proses melalui Komisi Etik untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologinya,” kata Pulung pada Rabu (17/6/2026).
Pemeriksaan mendalam ini juga diarahkan untuk mengetahui asal-usul munculnya kamera yang merekam aksi kedua mahasiswa secara diam-diam.
“Kami melakukan pendalaman bagaimana sampai video itu muncul dan bagaimana sampai terjadinya perekaman tersebut,” ujarnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow