Koperasi Merah Putih Gandeng BUMN Perkuat Layanan Desa
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menggandeng dua BUMN, yaitu PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pos Indonesia, untuk memperkuat layanan di desa, terutama dalam bidang pembiayaan dan logistik.
Menurut Dony Oskaria, Chief Operation Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, PNM akan membuka kantor di Koperasi Desa untuk menyalurkan pembiayaan dengan bunga rendah, sebesar 8%, guna memutus mata rantai rentenir yang selama ini menjadi masalah di desa.
"Kita ingin memutus mata rantai rentenir di desa. PNM nanti akan membuka kantor di Koperasi Desa. Dalam rangka apa?
Menyalurkan kredit untuk menghindari adanya, sekarang kan banyak ya saudara-saudara kita kena rentenir dan lain sebagainya. Nanti dengan bunga 8%. Ya, jadi dia akan menjadi collecting agent dan juga distribution agent-nya," ujar Dony di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Selain pembiayaan, Kopdes juga akan berperan sebagai agen layanan logistik dengan bekerja sama bersama PT Pos Indonesia. Hal ini diharapkan mempermudah masyarakat desa dalam mengirimkan barang terutama di era bisnis online yang sedang berkembang.
"Kemudian juga, untuk teman-teman saudara-saudara kita, sekarang kan eranya itu era online kan, yang berbisnis di desa, lalu bagaimana kalau ada order pick-up-nya? PT Pos Indonesia akan bekerja sama dengan seluruh Koperasi Desa menjadi channel untuk logistik, agennya logistik PT Pos Indonesia," kata Dony.
Koperasi Merah Putih juga akan menjadi agen BRILink yang memungkinkan masyarakat desa untuk melakukan penarikan dan setor tunai di lokasi Kopdes.
"Sekarang ini kan banyak orang tidak punya akses perbankan masyarakat kita. Nah, nanti dengan adanya Kopdes, Kopdes ini akan menjadi BRILink, akan menjadi agennya BRILink. Di mana masyarakat desa bisa melakukan penarikan dan setoran uang di situ," terang Dony.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow