Korban Meninggal Gempa Kolombia Tembus 265 Jiwa
Jumlah korban tewas akibat bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang kawasan barat Kolombia melonjak hingga 265 jiwa, menyusul penetapan tiga hari masa berkabung nasional oleh pemerintah setempat.
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengonfirmasi pembaruan data korban bencana fatal tersebut pada Rabu, sebagaimana dilaporkan ANTARA. Bencana alam ini dilaporkan memicu dampak kerusakan sipil yang meluas di berbagai kota besar.
Selain menelan ratusan korban jiwa, guncangan gempa bumi dahsyat tersebut mengakibatkan 3.494 orang mengalami luka-luka dan sebanyak 496 warga lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang di lokasi bencana.
Sebagai bentuk penghormatan bagi para korban yang gugur, pemerintah Kolombia mengibarkan bendera setengah tiang di gedung-gedung pemerintahan serta kantor kedutaan besar. Di saat bersamaan, tim penyelamat menggelar operasi pencarian intensif memanfaatkan anjing pelacak dan alat berat di Pereira serta Cali untuk menemukan korban di balik reruntuhan.
Sistem layanan kesehatan di Kolombia kini berada dalam kondisi kewalahan imbas kerusakan infrastruktur. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sebanyak 24 fasilitas kesehatan rusak atau hancur, sementara sebagian pasien Rumah Sakit Universitario del Valle terpaksa dirawat di area parkir.
Dampak darurat medis tersebut kian memburuk akibat terputusnya jaringan pasokan air bersih. Sementara itu, ribuan warga lokal terpaksa tidur di area terbuka atau tempat penampungan darurat bertenda di taman kota Pereira karena khawatir akan potensi gempa susulan.
Guna mengatasi krisis kemanusiaan ini, Kementerian Luar Negeri Swiss resmi mengalokasikan dana bantuan darurat sebesar 1 juta franc Swiss atau setara Rp20 miliar.
"Swiss mengalokasikan 1 juta CHF untuk mendukung tanggap kemanusiaan. Setengah juta franc akan disalurkan melalui WFP [Program Pangan Dunia PBB] dan LSM lokal untuk bantuan darurat," tulis Kementerian Luar Negeri Swiss melalui akun resmi X pada Rabu.
Pemerintah Swiss memerinci bahwa separuh sisa dana bantuan kemanusiaan tersebut bakal dikhususkan untuk pemulihan infrastruktur vital di wilayah terdampak parah. Selain bantuan Swiss, Amerika Serikat turut menyalurkan dana darurat senilai US$5,5 juta atau sekitar Rp97,9 miliar untuk mendukung penanganan bencana di Kolombia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow