KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Dalam OTT

Smallest Font
Largest Font

Rentetan operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Jawa Tengah kembali bertambah setelah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi ditangkap pada Rabu (29/7/2026). Penindakan hukum ini menjadikan Anom sebagai kepala daerah kelima di wilayah Jawa Tengah yang terjaring operasi penindakan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026.

Pengamanan terhadap penanggung jawab pemerintahan Kabupaten Pemalang tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak penegak hukum.

"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Rabu (29/7/2026).

Lembaga antirasuah belum memberikan rincian detail mengenai identitas pihak lain yang turut diamankan maupun konstruksi perkara yang menjerat Anom. Saat ini seluruh pihak yang ditangkap berstatus sebagai terperiksa, dan penyidik memiliki tenggat waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Berdasarkan catatan penindakan, kasus di Pemalang memperpanjang daftar kepala daerah di Jawa Tengah yang berurusan dengan penegak hukum sepanjang 2026. Kasus pertama bermula pada Januari 2026 saat KPK menangkap Bupati Pati Sudewo terkait dugaan suap proyek serta praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati yang berujung pada penetapan status tersangka.

Penindakan berlanjut pada awal Maret 2026 melalui penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq atas dugaan suap proyek pemkab, yang dilanjutkan OTT terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada pertengahan Maret 2026 terkait perkara pemerasan organisasi perangkat daerah. Sebelum OTT Pemalang, KPK juga menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada Kamis (9/7/2026) malam atas dugaan kasus pemerasan terhadap bawahan di wilayah Solo Raya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed