Krisis Energi Paksa Filipina dan Thailand Pangkas Jam Kerja PNS

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Filipina dan Thailand menerapkan kebijakan darurat berupa pemotongan jam kerja serta pembatasan konsumsi listrik bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akibat krisis energi berkepanjangan yang mengganggu operasional sejak 11 Maret 2026. Langkah ekstrem tersebut diambil guna menjaga stabilitas jaringan listrik nasional yang memburuk akibat krisis pasokan pasokan energi di kedua negara Asia Tenggara tersebut. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, maraknya pemadaman listrik secara bergilir menjadi faktor utama di balik keputusan otoritas setempat untuk membatasi durasi operasional instansi pemerintah.

Guna mengurangi beban daya puncak, otoritas Thailand mengimbau para pegawai pemerintah untuk beralih menggunakan tangga alih-alih lift, sementara instansi di Filipina memilih memangkas jam operasional kantor.

Kebijakan pembatasan waktu kerja ini berdampak langsung pada penurunan produktivitas sektor publik, penumpukan berkas administrasi, hingga memicu antrean panjang masyarakat di kantor-kantor pelayanan umum. Selain berdampak pada efisiensi layanan harian warga, fenomena gangguan pasokan daya ini memicu lonjakan pencarian informasi terkait krisis energi di tingkat regional melalui platform digital.

Guna mencegah krisis serupa berulang di masa depan, penanganan jangka panjang dinilai memerlukan audit konsumsi energi gedung pemerintah, pemantauan berbasis data, serta penguatan kerja sama interkoneksi listrik antarnegara ASEAN.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed