Kurs Dolar AS di BCA Menguat ke Rp17.995 pada Senin 20 Juli 2026

Smallest Font
Largest Font

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menetapkan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS) untuk layanan e-Rate pada perdagangan Senin (20/7/2026) di posisi Rp17.885 per dolar AS untuk kurs beli dan Rp17.995 per dolar AS untuk kurs jual. Posisi ini mengonfirmasi pergerakan mata uang rupiah yang merangkak naik dan keluar dari level Rp18.000 per dolar AS sejak penutupan pekan lalu.

Penguatan nilai tukar mata uang nasional tecermin pada pergerakan pasar spot yang berada di kisaran Rp17.885 hingga Rp17.944 per dolar AS. Laju pergerakan ini selaras dengan tren positif pada akhir pekan, saat rupiah ditutup menguat 65 poin atau setara 0,45 persen dari posisi sebelumnya di level Rp17.986 menjadi Rp17.921 per dolar AS.

Selain mata uang Negeri Paman Sam, BCA juga merilis rincian nilai tukar e-Rate untuk sejumlah mata uang asing utama lainnya pada pembukaan awal pekan ini. Investor dan masyarakat sering menanyakan "berapa nilai tukar dolar ke rupiah hari ini" sebagai rujukan transaksi valuta asing harian.

Berikut adalah perincian kurs e-Rate mata uang asing di BCA per Senin (20/7/2026):

Daftar Kurs e-Rate Valuta Asing BCA 20 Juli 2026
Mata UangKode ValasKurs Beli (Rp)Kurs Jual (Rp)
Dolar ASUSD17.885,0017.995,00
Dolar SingapuraSGD13.771,9714.016,65
EuroEUR20.318,8520.692,73
Dolar AustraliaAUD12.378,4012.616,83
Yen Jepang (per 100 yen)JPY109,29111,62

Perbandingan dengan Perbankan Nasional dan Kurs Referensi

Sebagai perbandingan, Bank Indonesia (BI) mencatat Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp17.944 per dolar AS pada penutupan perdagangan sebelumnya, setelah sempat menyentuh level Rp18.041 per dolar AS pada pekan lalu. Sementara itu, Bank Mandiri mencatat kurs beli di angka Rp17.975 dan kurs jual sebesar Rp18.000 per dolar AS pada akhir pekan.

Cara Cek Kurs Dollar di BCA Mobile Banking | al Gardia TV

Analisis pasar memproyeksikan rentang pergerakan mata uang rupiah sepanjang perdagangan hari ini bergerak pada kisaran Rp17.870 hingga Rp17.930 per dolar AS. Para pelaku pasar juga banyak menyoroti "faktor yang mempengaruhi penguatan mata uang rupiah" belakangan ini di tengah fluktuasi global.

Indikator Ekonomi Pendorong Kinerja Mata Uang

Pergerakan nilai tukar domestik ini turut ditopang oleh fundamental ekonomi yang kuat berdasarkan data resmi Bank Indonesia. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) memperlihatkan peningkatan aktivitas bisnis pada kuartal II-2026.

Berdasarkan data Bank Indonesia, beberapa indikator penguat meliputi:

  • Nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada kuartal II-2026 naik signifikan menjadi 12,97 persen.
  • Angka SBT tersebut meningkat dari kuartal sebelumnya yang tercatat sebesar 10,11 persen.
  • Stabilisasi cadangan devisa dan proyeksi pasar harian yang konsisten menahan tekanan dolar AS.
Informasi nilai tukar mata uang dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi dinamika pasar valuta asing. Masyarakat dianjurkan memantau pembaruan kurs resmi dari pihak perbankan sebelum melakukan transaksi.

Pasar finansial domestik masih akan memantau ketat pergerakan arus modal asing dan kebijakan moneter terkini guna mengantisipasi volatilitas nilai tukar sepanjang pekan ini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed