Kurs Dolar AS di BRI Menguat ke Rp17.845 Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di Bank Rakyat Indonesia (BRI) terpantau melemah ke level Rp17.845 per dolar AS pada perdagangan Jumat siang, 19 Juni 2026 pukul 11.15 WIB. Penurunan mata uang garuda ini terjadi di tengah langkah agresif Bank Indonesia yang baru saja menaikkan suku bunga acuan dalam rapat kebijakan moneter terbaru.

Pelemahan ini melanjuti tren negatif dari hari sebelumnya, di mana mata uang rupiah pada penutupan perdagangan Kamis, 18 Juni 2026, ditutup melemah sebesar 0,18 persen atau melorot 32 poin ke level Rp17.794 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) justru menunjukkan penguatan sebesar 0,26 persen menuju posisi 100,34.

Kondisi pasar modal domestik juga ikut tertekan seiring berjalannya transaksi akhir pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,64 persen, yang membawa indeks komposit bertengger di level 6.132,65 pada pemantauan Jumat siang.

Cara dan Syarat Tukar Uang Asing di Bank BRI | Sonora FM Bangka

Respons Kebijakan Moneter Bank Indonesia

Menghadapi tekanan eksternal yang terus membayangi mata uang domestik, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 18 hingga 19 Juni 2026 mengambil langkah taktis. Otoritas moneter tersebut memutuskan untuk mengerek naik suku bunga acuan demi menjaga stabilitas pasar keuangan.

Melalui pengumuman resmi hasil RDG BI, Bank Indonesia menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen. Langkah pengetatan ini segera diikuti dengan penyesuaian instrumen suku bunga lainnya guna memperkuat struktur likuiditas perbankan.

Rincian Kenaikan Suku Bunga Perbankan

Kebijakan pengetatan moneter yang diambil oleh Bank Indonesia mencakup tiga instrumen utama keuangan. Penyesuaian ini berdampak langsung terhadap biaya modal dan proyeksi suku bunga simpanan maupun kredit di perbankan nasional, termasuk BRI.

Berikut adalah rincian tingkat suku bunga terbaru pasca-keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia:

Daftar Suku Bunga Bank Indonesia per Juni 2026
Instrumen Suku BungaPersentase BaruKenaikan (bps)
Suku Bunga Acuan (BI-Rate)5,75%25
Suku Bunga Deposit Facility4,75%25
Suku Bunga Lending Facility6,50%25

Kondisi Pasar Global dan Status Emerging Market

Meskipun fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di perbankan seperti BRI terus bergerak dinamis, fundamental ekonomi nasional dinilai masih memiliki daya tahan di mata internasional. Hal ini terkonfirmasi dari laporan evaluasi aksesibilitas pasar berkala yang dirilis oleh lembaga keuangan global.

Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam laporan terbarunya bertajuk Global Market Accessibility Review tetap mempertahankan posisi Indonesia. Negara ini dipastikan berada dalam kelompok pasar berkembang yang dinilai masih memiliki kredibilitas investasi cukup baik.

  • Indonesia resmi dipertahankan dalam kelompok emerging market oleh MSCI.
  • Langkah BI menaikkan suku bunga bertujuan menahan laju capital outflow dari pasar domestik.
  • Pelaku pasar mengantisipasi pergerakan dolar AS yang masih dominan di level global.
Harga valuta asing dan kurs dolar AS dapat mengalami perubahan dan berfluktuasi secara real-time sepanjang jam operasional perbankan. Selalu lakukan konfirmasi mengenai nilai transaksi resmi melalui kantor cabang terdekat atau platform digital resmi penyedia layanan keuangan terkait sebelum melakukan konversi mata uang.

Hingga menjelang penutupan pasar akhir pekan, pergerakan nilai tukar di sejumlah bank besar nasional terus menyesuaikan dengan pasokan dan permintaan dolar AS di pasar spot. Kebijakan kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia diharapkan dapat menjadi jangkar stabilitas rupiah dalam jangka menengah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed