Kurs Dolar AS di BRI Bertahan Rp17.900-an Akhir Pekan Ini
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bertahan di level Rp17.900-an pada hari Minggu (5/7/2026). Pergerakan ini menyusul dinamika pasar valas menjelang akhir pekan yang sempat membawa mata uang garuda menguat tipis di perdagangan spot global.
Berdasarkan pantauan terkini, posisi kurs dolar AS di perbankan nasional bergerak stabil mengingat aktivitas pasar keuangan domestik sedang libur. Pergerakan kurs ini merefleksikan hasil penutupan perdagangan pasar spot yang terjadi pada akhir pekan pertama Juli 2026.
Meskipun operasional kantor bank tutup pada hari Minggu, angka acuan kurs tetap mengacu pada rilis reguler perseroan menjelang libur akhir pekan. Transaksi valuta asing melalui platform digital e-rate maupun penukaran langsung di bank umumnya menggunakan posisi penutupan terakhir.
Berikut adalah data perbandingan nilai tukar rupiah per dolar AS dari pergerakan pasar spot sebelum libur akhir pekan:
| Hari dan Tanggal | Waktu Pantauan | Nilai Tukar Pasar Spot | Pergerakan / Status |
|---|---|---|---|
| Kamis, 2 Juli 2026 | Penutupan Perdagangan | Rp17.995 per dolar AS | Melemah |
| Jumat, 3 Juli 2026 | 09.05 WIB | Rp17.952 per dolar AS | Menguat 43 poin (0,24%) |
| Jumat, 3 Juli 2026 | Penutupan Perdagangan | Rp17.945 per dolar AS | Menguat 44 poin |
| Sabtu, 4 Juli 2026 | 10.48 WIB | Rp17.963 per dolar AS | Bertahan di Rp17.900-an |
Data di atas menunjukkan bahwa mata uang rupiah sempat mengalami tekanan besar hingga mendekati ambang batas psikologis baru sebelum akhirnya berhasil rebound tipis.
Faktor Pendorong Pergerakan Mata Uang
Stabilnya kurs dolar AS di level Rp17.900-an ini dipengaruhi oleh sejumlah sentimen makroekonomi domestik dan internasional yang saling berkaitan selama sepekan terakhir.
Pelemahan Indeks Dolar AS
Salah satu pemicu utama penguatan rupiah di akhir pekan adalah koreksi yang dialami oleh indeks dolar AS (DXY). Pada pantauan pasar valas Jumat pagi, indeks DXY sempat melemah sebesar 0,02% ke level 100,83. Tren penurunan ini terus berlanjut hingga penutupan perdagangan Jumat sore dengan pelemahan mencapai 0,14% ke level 100,70.
Aliran Modal Asing dan Kebijakan Suku Bunga
Kondisi eksternal tersebut didukung oleh masuknya dana investasi ke dalam negeri sepanjang bulan lalu. Berdasarkan laporan tim ekonom perbankan nasional, aliran modal asing yang masuk ke Indonesia menunjukkan performa positif.
- Investor asing mencatatkan aliran modal masuk sebesar Rp70,39 triliun pada Juni 2026 seiring meningkatnya imbal hasil sekuritas bank sentral.
- Modal asing yang masuk lewat instrumen surat berharga negara (SBN) tercatat sebesar Rp21,03 triliun.
- Bank Indonesia (BI) sejauh ini telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali menjadi 5,75% demi menjaga stabilitas moneter.
Meskipun demikian, laporan tersebut juga menggarisbawahi bahwa rasio bid-to-cover untuk surat berharga negara berada di angka 1,82 kali, yang mana lebih rendah dari rata-rata historis tahun 2025 sebesar 3,19 kali. Sementara itu, rasio serupa untuk sekuritas bank sentral berada di level 1,98 kali, juga di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 2,80 kali.
Dampak ke Pasar Saham dan Pajak
Sentimen positif di pasar mata uang rupanya menular ke pasar modal domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 2,28% hingga menyentuh level 5.875,78 pada perdagangan Sabtu (4/7/2026).
Di sisi lain, kondisi makroekonomi ini berjalan di tengah laporan global terkait penerimaan negara. Berdasarkan Laporan OECD Revenue Statistics in Asia and the Pacific 2026, setoran pajak penghasilan, laba, dan keuntungan modal di Indonesia hanya tumbuh tipis 0,07% secara tahunan (year-on-year) dari Rp1.061,24 triliun pada 2023 menjadi Rp1.061,94 triliun pada 2024.
Kendati demikian, total penerimaan pajak Indonesia menurut laporan OECD 2026 tersebut mengalami peningkatan dari Rp2.517,66 triliun menjadi Rp2.620,67 triliun pada periode yang sama, atau mengalami kenaikan sekitar Rp103 triliun.
Harga komoditas dan nilai tukar valuta asing dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga serta kurs resmi dari perbankan atau pemerintah sebelum melakukan transaksi.
Aktivitas perdagangan valas di kantor-kantor cabang BRI akan kembali dibuka secara normal pada hari Senin esok dengan mengikuti dinamika pembukaan pasar spot regional yang terbaru.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
1
Sad -
0
Wow