Kurs Dollar Rupiah Hari Ini Stabil di Level Rp17839 Per Dolar AS

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) bergerak stabil di kisaran Rp17.839,00 per dolar AS pada perdagangan hari Sabtu (27/6/2026) pagi. Pergerakan harga dollar ke rupiah terbaru ini menunjukkan penguatan tipis bagi mata uang garuda dari tekanan pasar global selama beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data pasar tengah dan situs finansial komparatif, konversi mata uang asing untuk 1 USD berada di kisaran Rp17.839,00 hingga Rp17.839,10. Posisi ini menutup perdagangan akhir pekan dengan tren positif setelah sebelumnya rupiah sempat berfluktuasi cukup tajam di atas level psikologis.

Pergerakan nilai tukar pasar ini menjadi informasi krusial bagi pelaku bisnis dan masyarakat yang kerap memantau tempat cek kurs valas terupdate untuk keperluan remitansi maupun transaksi perdagangan internasional.

Nilai Tukar Rupiah Menguat Terhadap USD Seiring Rebound IHSG | IDX CHANNEL

Performa Historis dan Grafik Tren Nilai Tukar Rupiah

Melihat performa mata uang nasional, pergerakan nilai tukar ini mencerminkan dinamika volatilitas yang cukup tinggi jika ditarik dalam rentang waktu yang lebih panjang. Berdasarkan catatan berkala, pergerakan mata uang menunjukkan grafik naik turun dollar yang dinamis.

Dalam periode 30 hari terakhir, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah sempat menyentuh angka tertinggi di level Rp18.209,0000. Sementara itu, nilai terendah mata uang AS berada pada level Rp17.721,0000 dengan nilai rata-rata bulanan berada di angka Rp17.899,6533, atau mencatatkan perubahan minus 0,01 persen.

Kondisi berbeda terlihat dalam evaluasi 90 hari terakhir. Nilai tukar rupiah sempat menguat hingga level terendah Rp16.950,5000 per dolar AS, namun rata-rata pergerakan berada di Rp17.507,6844 dengan total akumulasi perubahan sebesar 5,14 persen.

Perbandingan Mata Uang Asing Utama di Pasar Spot

Bukan hanya dolar AS yang mengalami koreksi terhadap mata uang rupiah pada penutupan perdagangan pekan ini. Sejumlah mata uang utama global lainnya juga kompak melemah terhadap rupiah, memberikan ruang napas bagi stabilitas ekonomi domestik.

Data perdagangan pasar spot mencatat Euro turun sebesar 125,0 poin ke level Rp20.306,5. Di sisi lain, Poundsterling Inggris juga terpangkas 178,4 poin ke angka Rp23.527,6, diikuti oleh Dolar Australia yang melemah hingga menyentuh posisi Rp12.291,1.

Berikut adalah rincian nilai penutupan mata uang asing global terhadap rupiah pada akhir pekan ini:

Tabel Nilai Tukar Mata Uang Asing Terhadap Rupiah (IDR) per 26-27 Juni 2026
Mata UangNilai PenutupanPerubahan PoinPersentase PerubahanPertumbuhan Setahun
USD/IDR17.839,0-131,0-0,73%9,85%
EUR/IDR20.306,5-125,0-0,61%6,72%
GBP/IDR23.527,6-178,4-0,75%5,66%
AUD/IDR12.291,1-126,0-1,02%15,95%
NZD/IDR10.053,59-95,86-0,94%2,31%

Nilai Konversi Terbalik Rupiah Terhadap Valas Global

Masyarakat yang ingin mengetahui cara menghitung konversi mata uang asing juga dapat melihat nilai rupiah dalam satuan terbalik per 1 IDR. Data akurat ini penting sebagai basis perhitungan nilai aset di luar negeri.

Berdasarkan data penutupan Trading Economics, nilai tukar rupiah jika dikonversikan ke mata uang regional berada pada level yang kompetitif. Konversi mata uang rupiah ke Yen Jepang berada di angka 0,00906107 per rupiah, sedangkan untuk Yuan China berada di level 0,000381262 per rupiah.

Beberapa daftar nilai tukar konversi terbalik rupiah terhadap mata uang global lainnya meliputi:

  • IDR ke Franc Swiss (CHF): 0,0000452210
  • IDR ke Dolar Kanada (CAD): 0,0000794974
  • IDR ke Peso Meksiko (MXN): 0,00097133

Masyarakat dapat memantau pergerakan nilai tukar resmi ini melalui mekanisme Kurs Transaksi Bank Indonesia. Bank sentral secara konsisten merilis kuotasi transaksi untuk berbagai mata uang dunia terkemuka termasuk AED, BND, CHF, CNY, EUR, GBP, JPY, SGD, hingga USD.

Harga komoditas dan nilai tukar valuta asing dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga serta kurs resmi dari pemerintah atau institusi perbankan terkait sebelum melakukan transaksi keuangan.

Hingga saat ini, pergerakan kurs di pasar valas terus dipantau secara ketat oleh Bank Indonesia guna mengantisipasi volatilitas eksternal yang dipicu oleh kebijakan suku bunga global serta dinamika rantai pasok internasional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed