Rupiah Melemah Tembus Rp18089 per Dolar AS Sentuh Rekor Tekanan Pasar Domestik
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan signifikan hingga menembus level Rp18.089,6 per dolar AS pada perdagangan Senin, 28 Juli 2026. Berdasarkan data pasar keuangan, tekanan ekonomi global dan domestik secara bersamaan mendorong pergerakan mata uang Garuda ke zona merah.
Berdasarkan data Pintu, rentang nilai tukar rupiah dalam 52 minggu terakhir bergerak di kisaran Rp16.085,0 hingga Rp18.197,5. Sementara itu, rentang harian pada tanggal tersebut tercatat berada pada posisi Rp18.005,0 sampai Rp18.107,0 dengan pelemahan harian sebesar +0,50% atau naik +89,6 poin.
Tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari penguatan dolar AS di pasar global. Probabilitas pasar mencatat bahwa bank sentral Amerika Serikat atau The Fed diprediksi akan menaikkan suku bunga setidaknya satu kali lagi hingga akhir tahun 2026 dengan peluang sekitar 77%, serta peluang kenaikan pada pertemuan September sebesar 82%.
Dampak Kebijakan Global dan Sentimen Domestik
Selain faktor suku bunga AS yang mendorong kenaikan imbal hasil obligasi, kebijakan tarif impor Amerika Serikat terhadap produk asal Indonesia turut memberikan tekanan tambahan bagi rupiah. Di sisi lain, faktor internal seperti pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menambah ketidakpastian di pasar keuangan domestik.
"Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia serta ketidakpastian kebijakan tarif global menjadi katalis negatif bagi pergerakan mata uang domestik di tengah pengetatan likuiditas global," ujar pengamat pasar keuangan dalam laporan ekonomi terbaru.
Kurs Valuta Asing di Perbankan Nasional
Berdasarkan pantauan data kurs transaksi di berbagai bank besar seperti Bank Central Asia (BCA) pada 29 Juli 2026 pukul 09.18 WIB, kurs e-Rate USD tercatat pada posisi Rp18.085,00 untuk harga jual dan Rp17.890,00 untuk harga beli. Sementara itu, kurs transaksi Bank Indonesia menunjukkan nilai tukar jual USD sebesar Rp18.178,44 dan beli Rp17.997,56.
Berikut adalah rincian data pembanding kisaran kurs transaksi jual dan beli di sejumlah bank nasional:
- Kisaran Jual USD di Perbankan: Rp17.995 – Rp18.290
- Kisaran Beli USD di Perbankan: Rp17.580 – Rp17.960
- Kurs e-Rate BCA Jual: Rp18.085,00
- Kurs e-Rate BCA Beli: Rp17.890,00
| Mata Uang | Kurs Jual | Kurs Beli |
|---|---|---|
| USD (Bank Indonesia) | Rp18.178,44 | Rp17.997,56 |
| USD (e-Rate BCA) | Rp18.085,00 | Rp17.890,00 |
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan terkait aset atau valuta asing.
Pergerakan nilai tukar rupiah selanjutnya akan sangat bergantung pada arah kebijakan moneter lanjutan dari The Fed serta langkah stabilisasi yang diambil oleh otoritas moneter nasional dalam menjaga likuiditas valuta asing di dalam negeri.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow