Laba PTBA Melonjak 215 Persen Jadi Rp 2,64 Triliun di Semester I 2026

Smallest Font
Largest Font

PT Bukit Asam (Persero) Tbk. mencatat lonjakan laba bersih sebesar 214,7% menjadi Rp 2,64 triliun pada semester I tahun 2026, dibandingkan Rp 839,9 miliar pada periode sama tahun sebelumnya, menurut laporan keuangan per 30 Juni 2026. Pendapatan konsolidasian PTBA mencapai Rp 22,03 triliun, naik 7,7% dari Rp 20,45 triliun pada semester I 2025. Pendapatan dari penjualan batu bara sebesar Rp 21,67 triliun juga mengalami kenaikan dibanding Rp 20,10 triliun tahun sebelumnya, sementara pendapatan aktivitas lain mencapai Rp 355,53 miliar.

PTBA berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp 17,78 triliun, turun dari Rp 18,20 triliun pada semester I 2025, sehingga laba bruto melonjak menjadi Rp 4,25 triliun dari Rp 2,25 triliun tahun lalu. Laba usaha tercatat Rp 2,82 triliun, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Rp 914,64 miliar semester I 2025.

Total aset PTBA per akhir Juni 2026 mencapai Rp 48,10 triliun, meningkat dari posisi akhir 2025 sebesar Rp 43,92 triliun. Ekuitas tercatat Rp 25,34 triliun dan liabilitas sebesar Rp 22,76 triliun.

Saham PTBA ditutup menguat 1,19% pada harga Rp 2.560 per saham, tepat di resistance 20 hari, mencerminkan sentimen positif pasar dan pola golden cross yang terbentuk, menurut analisis Journalarta. Dalam sebulan terakhir, harga saham PTBA naik 8,94%, bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari (SMA20) dan 50 hari (SMA50), menandakan tren naik yang kuat dan didukung oleh indikator teknikal seperti MACD yang menunjukkan dorongan beli yang kuat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed