Lamine Yamal Picu Perdebatan Jelang Final Piala Dunia 2026
Penyerang Timnas Spanyol Lamine Yamal memicu perdebatan di kalangan penggemar setelah terlihat berjalan-jalan bersama kekasihnya, Inés García Santos, di New York City pada larut malam tanggal 16 Juli waktu setempat, menjelang pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Argentina.
Dilansir dari TyC Sports dan New York Post, pasangan tersebut terlihat membeli makanan halal dari gerobak pedagang kaki lima di Manhattan, New York, di tengah waktu istirahat sang pemain. Penampilan luar lapangan Yamal ini mengundang reaksi beragam dari pendukung Spanyol di media sosial mengenai fokus persiapannya menghadapi laga krusial.
Kekasih Yamal, Inés García Santos, mengonfirmasi hubungan jangka panjang mereka yang awalnya dijaga sangat privat dari publik setelah sempat membagikan beberapa momen kebersamaan mereka melalui media sosial.
"Kami bertemu di media sosial. Saya sudah mengenal Lamine jauh lebih lama dari itu. Belum sampai tiga tahun, tetapi jauh lebih lama dari yang orang sadari, bahkan sampai sekarang," jelas Inés García Santos, influencer asal Spanyol.
Melalui media sosialnya, Inés terus menunjukkan dukungan penuh selama turnamen di Amerika Serikat tersebut, termasuk membagikan video promosi pakaian komersial Yamal di Times Square dan merayakan keberhasilan tim lolos ke babak pamungkas.
"Tapi ya, kami hanya menikmati pengalaman Piala Dunia ini, aku, temanku, dia, keluarganya, teman-temannya. Kami bersenang-sensang. Kami akan memenangkan Piala Dunia, dia yang terbaik," kata Inés García Santos dalam salah satu unggahan videonya.
Kondisi internal skuad Spanyol juga mendapat perhatian menyusul sesi latihan terpisah yang dijalani Yamal akibat benturan otot paha kiri dari laga semifinal melawan Prancis, meski media Marca memastikan ia tidak berisiko absen pada laga final hari Minggu.
Di sisi lain, kubu lawan memberikan perhatian khusus terhadap talenta muda berumur 19 tahun tersebut yang dinilai menjadi motor serangan berbahaya bagi lini pertahanan musuh.
"Dia bermain sangat baik. Dia adalah harta karun sepak bola. Dia berada di usia di mana dia dapat memberikan banyak kontribusi. Dia akan membawa banyak kegembiraan bagi Spanyol... semoga bukan pada hari Minggu," puji Lionel Scaloni, Pelatih Argentina.
Saat ditanya mengenai strategi khusus dari tim teknis Argentina untuk meredam kreativitas pergerakan sang penyerang di area penalti, sang pelatih memberikan respons kelakar.
"Seandainya saja kita bisa mengunci Lamine di kamarnya," ujar Lionel Scaloni.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow