Lautaro Martinez Tolak Tawaran Barcelona demi Tetap di Inter Milan

Smallest Font
Largest Font

Barcelona kembali mengalami kegagalan dalam melancarkan perburuan penyerang baru pada bursa transfer musim panas 2026 setelah kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menolak untuk membuka ruang negosiasi, sebagaimana dilansir dari Bola.

Upaya klub asal Spanyol tersebut menemui jalan buntu lantaran sang pemain memilih untuk menjaga komitmen bersama klub Serie A itu. Kegagalan ini melengkapi catatan buruk Barcelona yang sebelumnya juga gagal memboyong Julian Alvarez dari Atletico Madrid.

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, mengonfirmasi secara langsung penolakan yang dilakukan oleh penyerang asal Argentina tersebut terhadap proposal raksasa Katalonia itu.

"Dia menolak bernegosiasi dengan Barcelona," ujar Marotta.

Marotta menegaskan bahwa pihak manajemen Nerazzurri juga sama sekali tidak berniat menjual pemain depannya tersebut. Martinez dianggap sebagai pilar utama dalam proyek jangka panjang klub untuk terus mengincar trofi juara.

Saat ini, penyerang yang membela Inter Milan sejak 2018 tersebut masih terikat kontrak resmi di San Siro hingga Juni 2029.

Setelah penolakan tersebut, Barcelona beralih mendatangkan Gabriel Jesus dari Arsenal dengan nilai transfer senilai 8,6 juta poundsterling. Pemain berusia 29 tahun itu dinilai hanya menjadi opsi sementara, sementara pelatih Hansi Flick bakal memadukannya bersama Raphinha sembari berencana mengejar kembali Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas 2027.

Di sisi lain, Lautaro Martinez tetap fokus memimpin rekan-rekannya di pentas Eropa meski Inter Milan baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Real Madrid pada laga perdana fase liga Liga Champions 2026/2027 di Santiago Bernabeu. Walaupun mendominasi 61 persen penguasaan bola, dua kesalahan fatal yang dibuat Curtis Jones dan Josep Martinez membuat klub Italia tersebut harus pulang tanpa poin.

Kendati harus menelan hasil negatif di Spanyol, sang kapten mengapresiasi daya juang yang ditunjukkan oleh skuad asuhan Simone Inzaghi tersebut.

"Kami meninggalkan tempat ini dengan kepala tegak. Kami bermain di level tinggi melawan tim hebat," ujar Lautaro.

Ia menyoroti pentingnya pembenahan pada detail-detail kecil permainan agar Nerazzurri mampu bangkit meraih kemenangan pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed