Lee Zhao Yuan Tinggalkan Basket untuk Lanjutkan Usaha Santan Keluarga di Singapura

Smallest Font
Largest Font

Lee Zhao Yuan, mantan pemain dan pelatih basket berusia 27 tahun asal Singapura, memilih meninggalkan dunia olahraga untuk meneruskan usaha santan keluarganya yang telah berdiri sejak 1970-an, dilansir dari Detik Food.

Usaha santan tersebut awalnya didirikan oleh kakeknya, Lee Hong Tang, lalu dilanjutkan oleh ayahnya, Lee Siew Hiang. Sekarang, Lee Zhao Yuan menjadi generasi ketiga yang mengembangkan bisnis tersebut.

Saat muda, Lee sempat bermain basket kompetitif di level U-18 di Bukit Merah dan mengikuti seleksi tim nasional Singapura, namun gagal terpilih karena cedera lutut yang menghentikan kariernya.

"Saya ingin melakukan hal saya sendiri," ujar Lee Zhao Yuan, mengungkapkan awalnya tak membayangkan bergabung dalam bisnis keluarga.

Namun, ia tertarik melanjutkan usaha santan segar karena produk tersebut semakin sulit ditemukan dan ingin membantu orang tuanya yang mulai menua.

Ayah Lee Zhao Yuan mulai bekerja sejak pukul 04.30 pagi untuk menyiapkan kelapa dan melayani pelanggan langsung hingga sekitar tengah hari.

Untuk menjangkau konsumen muda, Lee memanfaatkan media sosial seperti TikTok dengan video proses pembuatan santan segar yang menonjolkan sisi tradisional usaha keluarganya.

"Saya berharap cara ini dapat membuat generasi muda mengenal kembali santan segar," ujar Lee Zhao Yuan.

"Saya juga ingin mempertahankan bisnis keluarga ini tanpa harus mengubah karakter tradisionalnya," tambahnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed